Jika Umrah Sukses, Haji Insya Allah Terlaksana

KBRN,Banda Aceh: Dalam amanat apel Senin (24/01/2022), Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Drs H Arijal MSi ulangi beberapa poin seputar haji dan umrah.

"Bahwa beberapa hari lalu, Wamenag RI berkunjung ke Aceh, dan dalam banyak berita telah disampaikan bahwa, sekitar 4.000 jemaah umar kita berada di Saudi, serta beberapa kloter sudah pulang," jelas Kabid PHU dalam apel halaman kantor.

Di depan Kakanwil, Plt Kabag TU, para Kabid, Pembimas dan peserta apel, Arijal menjelaskan lagi, bahwa memang pemberangkatan jemaah haji, mesti lewat satu embarkasi, dari Jakarta.

"Jemaah umrah juga harus dikarantina jelang terbang, selama 24 jam. Setelah PCR dan suntik, selama di Saudi juga karantina selama 5 hari," kata Arijal, mantan Kakankemenag Atim dan Abdya itu.

Lanjutnya, untuk haji nanti, bagaimana baiknya menurut pemerintah, jika pelaksanaan umrah sukses, haji moga, insya Allah (insya'a Allah) saja terlaksana.

"Jika sukses umrah, haji insya Allah pemberangkatan haji bisa dilaksanakan," imbuhnya.

Jelas Arijal lagi, bahwa calon jemaah haji pada 2022, sesuai keterangan Dinas Kesehatan, setiap jamaah haji, tak boleh suntik beberapa kali dalam 1 bulan.

Bahwa sebulan sebelum berangkat, mesti selesai penyuntikan. Bagi jemaah tak perlu membedakan suntikan apakah itu, kerena suntik apa pun itu, covid atau miningitis misalnya, tak boleh dilakukan dalam satu bulan.

"Jadi kalau kalau berangkat bulan enam, maka akhir bulan tiga, penyuntikan apa pun harus selesai," tambahnya.

Jadi, beberapa bulan sebelum itu, jelang terbang penyuntikan covid usai, bagi jemaah haji.

Sebelum sampaikan hal pemberangkatan haji dan umrah, Arijal sajak jajaran bersyukur.

Sebutnya, syukur artinya memberikan kedekatan dan menghadirkan Tuhan terhadap apa yang kita kerjakan, juga ini bentuk lain yang dikenal iman.

"Hidup bukan kenikmatan dunia, tapi ada yang lebih besar, bagaimana menyelamatkan kita di akhirat," ulangnya.

"Syukur bukan di mulut, tapi menggambarkan iman dalam kehidupan," sebutnya.

"Menghadirkan iman, tergambar dalam amal kita. Menghadirkan Tuhan dalam amal kita, atau Allah selalu melihat kita," gambarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar