Ramung Institute Pesimis Jabatan Wakil Bupati BM Terisi

KBRN, Takengon : Direktur Ramung Institute Walanda Yoga kembali melayangkan rasa pesimisnya terhadap jabatan wakil bupati Bener Meriah yang hingga saat ini masih kosong. Ia tidak nyakin jabatan itu terisi. Terlebih batas waktu pembahasan hanya tinggal sekitar dua bulan lagi, yakni tepat pada 15 Januari 2021 sebagaimana diatur dalam UU 11/2006 tentang Pemerintah Aceh.

Pesimis Ramung Institute kata Waladan, juga cukup berdasar, mengingatkan dinamika partai pengusung Ahmadi-Sarkawi belum ada titik temu untuk mengusul dua nama Bakal calon. Belakangan bahkan, saat Golkar menginisiasi pertemuan, hanya partai damai Aceh yang hadir, lainnya absen.

Lain dari itu katanya, bupati Sarkawi hingga saat ini juga dinilai masih menunjukkan sikap pasif. Memilih menunggu usulan partai pengusung.

"Ini, situasi terkini yang kita analisa," ujarnya.

Belum lagi sebut waladan, proses pemilihan di DPRK yang dipastikan memakan waktu yang panjang, mulai dari penyusunan tatap tertib pemilihan hingga pembentukan Panitia Khusus. Terlebih, DPR selaku panitia pemilihan jabatan Wakil Bupati, diperintah menyelesaikan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) 2021 yang diberi batas waktu oleh Kemendagri pada 30 November bulan ini.

Waladan menyebut, masa jabatan Bupati Bener Meriah jika kita hitung perhari ini tersisa sekitar 20 bulan. Artinya kata Waladan, waktu yang tersisa untuk mengisi jabatan wakil bupati hanya dua bulan sesuai Undang-Undang Pemerintah Aceh. Jikapun dipaksakan dari rentan waktu itu kataya, berat kemungkinan tahapan tidak berjalan baik.

"Dari dasar itu, hampir dapat dipastikan tidak akan ada wakil bupati di Bener Meriah," katanya.

Akhir April tahun lalu, Wakil Bupati Bener Meriah Abuya Sarkawi resmi dilantik sebagai bupati pasca Ahmadi divonis bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00