Srikandi di DPR Aceh Tengah Bertambah

KBRN, Takengon : Nurhidayah jabat anggota DPR Aceh Tengah sisa masa jabatan 2019-2024 dari PKB.

Pengambilan sumpahnya berlangsung di ruang sidang utama DPR Aceh Tengah dalam rapat paripurna istimewa pada Selasa (13/10). Ia menjabat sebagai anggota DPR Aceh Tengah menggantikan Gimin yang meninggal pertengahan Maret lalu.

Dengan dilantinya Nurhidayah, maka total jumlah anggota DPR Aceh Tengah dari kalangan perempuan menjadi lima orang; Dapil 1 Desi Novita Andriany dari PPP. Dapil II Suryati Waas dari PDI-P. Dapil III; Susilawati dari PKS, Tarmina dari Demokrat dan Nurhidayah dari PKB yang dilantik hari ini.

Nurhidayah diangkat menjadi anggota DPR Aceh Tengah berdasarkan Keputusan Plt. Gubernur Aceh No.171.2/1461/2020 tentang Peresmian Pengangkatan PAW Anggota DPR Aceh Tengah.

Keputusan itu terhitung mulai tanggal pengucapan sumpah.

Rapat paripurna istimewa itu dipimpin Ketua DPR Aceh Tengah Arwin Mega didampingi Wakil dan diikuti sejumlah anggota DPR.

Dari eksekusi hadir langsung Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dan sejumlah kepala SKPD dan SKPK Plus.

Ketua DPR Aceh Tengah Arwin Mega berharap dengan pengangkatan Nurhidayah dapat menyempurnakan pelaksanaan tugas legislasi secara baik.

Lain dari itu, Nurhidayah juga dituntut agar mampu menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

"Semoga tugas legislasi semakin maksimal kita jalankan," katanya.

Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dalam sambutannya berharap agar Nurhidayah dapat bekerjasama dengan sejumlah partai yang ada di legislatif. Ini penting menurutnya, guna mencegah terjadinya konflik kepentingan.

"Dan akhirnya, kami ucapkan selamat bertugas untuk Nurhidayah," katanya.

PAW Nurhidayah tidak dihadiri Ketua DPC PKB Aceh Tengah Ruhdi Sara. Menurut keterangannya, pada waktu bersamaan Ia mengikuti kegiatan partai. Melalui sambungan telepon, Ruhdi mengatakan, Nurhidayah merupakan peraih suara terbanyak ke dua dalam Pemilu 2019.

Nurhidayah katanya, berasal dari Daerah Pemilihan Aceh Tengah tiga; rusip antara, silih nara, Ketol dan Kecamatan Celala. Berkas PAW sebenarnya kata Ruhdi, telah disampaikan ke DPR pada 2 Juni 2020.

Sesuai ketentuan katanya, tahapan PAW membutuhkan waktu 14 hari di tingkat kabupaten dan 14 hari di tingkat provinsi. Dasar dari itu pula kata Ruhdi, PKB telah melayangkan surat keberatan karena partai merasa dirugikan.

“Keterlambatan pelantikan ini tentu merugikan kami dari partai,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Ruhdi Sara juga berharap agar Nurhidayah selain menjalankan tiga tugas legislasi dengna baik, juga dituntut mampu memperjuangkan kesetaraan gender.

Tuntutan itu katanya, mengingat Nurhidayah merupakan keterwakilan perempuan yang mengisi legislatif Dpr Aceh Tengah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00