Tak Perlu Berspekulasi, Presiden Akan Menunjuk Yang Terbaik Untuk Aceh

KBRN,Banda Aceh: Menjelang penetapan Pj Gubernur Aceh, berbagai spekulasi argumentasi bahkan terkesan memaksakan kehendak terjadi.

Ironisnya lagi, para tim calon kandidat Pj Gubernur Aceh malah saling klaim kandidatnya sudah memegang SK, sudah dikeluarkan Keppres penunjukannya, sudah disahjan mendagri dan seterusnya.

"Spekulasi, opini, hingga bahkan terkesan terlalu berlebihan sudah terjadi, sejak DPRA mengumumkan 3(tiga) nama yang diusul dan semakin berlebihan beberapa hari yang lalu. Bahkan ada pula pihak pendukung kandidat yang mengklaim SK sudah diteken," ungkap ketua Aceh Kreatif, Delky Nofrizal Qutni kepada media, Minggu (3/7/2022).

"Padahal jelas-jelas beberapa hari lalu, Pak Presiden masih berjuang untuk menjalankan misi perdamaian dunia di Rusia dan Ukraina sebagai bentuk kepedulian Indonesia terhadap perdamaian dunia. Lalu, pertanyaannya siapa yang teken, ini kan aneh dan terkesan sengaja membangun spekulasi opini publik," sebutnya lagi.

Seharusnya, disaat kondisi seperti beberapa hari lalu yang perlu dilakukan adalah berdo'a dan mendukung langkah mulia Presiden RI Bapak Jokowi terkait perdamaian dan keamanan dunia, bukan malah sibuk memaksakan Pj Gubernur Aceh. 

"Kita sebagai elemen sipil, jauh-jauh hari juga mengusulkan nama Dr Tgk M Adli Abdullah untuk Pj Gubernur Aceh walaupun tak diusul oleh DPR Aceh. Namun, kita mempercayakan keputusan bijaksana itu kepada Presiden RI Bapak Jokowi, karena kita sangat yakin dan percaya  kebijaksanaannya akan menunjuk yang terbaik untuk Aceh," katanya.

"Bagi kita justru dibandingkan urusan saling tarik menarik terkait Pj Gubernur lebih baik kita do'akan dan dukung seksama agar upaya yang telah dilakukan Presiden untuk perdamaian dunia dapat terwujud sebagaimana mestinya," ujar mantan Pengurus Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh itu.

Menurut Delky, keputusan terkait Pj Gubernur Aceh itu merupakan hak perogratif sepenuhnya Presiden RI.

"Mari sama-sama mempercayakan keputusan itu kepada presiden. Yakinlah bahwa Bapak Presiden sangat paham, dan yakinlah Bapak Presiden akan menunjuk yang terbaik untuk Aceh, siapapun itu. Jadi, kami menghimbau semua pihak untuk menghentikan spekulasi-spekulasi yang malah kesannya melangkahi hak perogratif presiden," sebutnya.

Delky juga menghimbau agar semua pihak tetap untuk menghentikan upaya-upaya spekulasi tak penting itu di publik. 

"Stop spekulasi yang hanya menghadirkan kegaduhan di masyarakat, mari kita percayakan kepada Presiden Jokowi, tunggu saja pengumuman resmi. Siapapun yang dimandatkan presiden kita legowo dan sangat yakin itu yang terbaik untuk rakyat Aceh," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar