Soal UU Cipta Kerja, Anggota DPR Aceh Bardan sambut baik putusan MK

KBRN, Banda Aceh: Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan memerintahkan DPR dan pemerintah memperbaiki UU Cipta Kerja.

Perbaikan dalam jangka waktu 2 tahun ke depan dan jika tidak diperbaiki, maka UU yang direvisi oleh UU Cipta Kerja dianggap berlaku kembali.

Menanggapi putusan MK tersebut, Anggota DPR Aceh Bardan Sahidi menyambut baik.

Menurutnya turunan UU Cipta Kerja berat dilaksanakan di daerah, lebih-lebih di Aceh yang memiliki kekhususan.

Menurut Bardan, semua perizinan ditarik ke pemerintah pusat, sehingga sulit diterapkan di daerah.

"Cipta Kerja awalnya niatnya bagus, menjadi Undang-undang sapu jagad lah yang memberikan kemudahan berusaha, berinvestasi, menggelar karpet merah untuk investor, tapi di Aceh kami agak berat," ujarnya.

Dengan dikembalikan ke pemerintah untuk disempurnakan, timpal Bardan, DPR akan memberi masukan kepada DPR RI dari DPR Kabupaten dan kota agar lebih disempurnakan kembali.

"Terimakasih MK yang sudah membaca dengan jelas. Saya kira hakim-hakim konstitusi di MK sudah melihat ini secara general, tidak parsial," demikian Bardan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar