Kasus Narkoba di Bener Meriah Selama Pandemi Covid-19 Tidak Ada Penurunan

KBRN, Redelong: Selama pandemi covid-19 yang masih berjalan hingga hari ini, peredaran narkoba di Kabupaten Bener Meriah, masih juga belum menunjukan angka penurunan.

Satuan Reserse Narkoba Polres Bener Meriah, saat ini telah menangani, 41 kasus dan menyita barang bukti dengan rincian, jumlah tersangka 46 0rang, sabu-sabu sebanyak 64,6 gram, ganja 9.231,44 gram.

Demikian dikatakan kapolres Bener meriah AKBP  Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasat Res Narkoba Iptu Marjuli S.Sos.

Disebutkan, selama periode februari-september 2020, sebanyak 25 kasus yang sudah ditangani dan tersangka 29 orang.

“Jadi dalam hal ini dari pemantauan kami (Sat Res Narkoba) belum ada penurunan akibat dari covid-19 dengan pelaku yang melakukan peredaran narkoba di wilayah Bener Meriah Pun demikian, kami terus melakukan tindakan-tindakan kepolisian, berupa sosialisasi yang dilaksanakan di sekolah-sekolah dan juga melakukan penindakan yang menurut kami, adanya jaringan tindak pidana narkotika yang ada di wilayah tersebut,” kata Kasat Res Narkoba, Marjuli S.Sos, sabtu (26/9/2020).

Marjuli menambahkan, dengan tindakan kepolisian yang dilakukan, mudah-mudahan peredaran narkoba yang ada dibawah hukum polres Bener Meriah, terus semakin kecil dan menghilang.

Salah seorang pemuda di Bener Meriah, mantan pemakai narkoba menuturkan, dirinya sekarang ini total tidak menyentuh lagi barang haram tersebut.

“Sebelumnya saya minta maaf kepada teman-teman yang masih berkecimpung didunia narkoba, sebaiknya ditinggalkan sebelum menyesal, karena saya sudah mengalaminya dan kerugiannya sangat besar, baik untuk diri sendiri dan juga orang lain,” tuturnya.

Ia menyarankan, sayangi orang tua dan keluarga, carilah pekerjaan yang jauh lebih baik. Seperti berdagang, bertani dan yang lainnya.         

    

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00