Polisi Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Meninggalnya Pedagang Keliling Asal Aceh Utara

KBRN, Takengon : Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan perampokan dan pembunuhan warga Tunoeng Krueng, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara inisial H, 45 tahun. Dua tersangka pria itu inisial JM, 49 tahun warga Bener Meriah dan K, 40 tahun warga Kota Langsa. JM diamankan polisi di Bener Meriah bersama satu unit mobil Pickup milik korban, sedangkan K, diamankan polisi di kediamannya.

Dalam kasus ini, polisi juga turut mengamankan seorang wanita inisial NN, 40 tahun waga Kota Langsa, sebagai saksi kunci.

Kapolres Bener Meriah melalui Kasubbag Humas Iptu Jufrizal kepada rri, Rabu (24/2) mengatakan, polisi masih mengejar seorang pria yang diduga turut terlibat.

Dikatakan, motif kejadian itu diduga perampokan. Dari hasil pemeriksaan awal kata Jufrizal, otak pelaku diketahui tersangka JM yang juga ikut mengeksekusi dibantu tersangka inisial K.

“Sementara perempuan yang kita amankan itu, dugaannya turut hadir di tempat kejadian perkara,” katanya.

Dikatakan Jufrizal, tersangka pria inisial K dan saksi kunci inisial NN, sebelumnya dijanjikan lapangan kerja oleh tersangka JM di Bener Meriah. Setibanya di Bener Meriah, pekerjaan yang dijanjikan tidak sesuai, dan mereka minta pulang. Namun oleh tersangka JM, mengiming-imingkan pekerjaan lain hingga terjadinya dugaan perempokan dan pembunuhan.

“Ya, residivis itu tersangka JM,” katanya.

Jufrizal melaporkan, jenazah korban saat ini masih di RSUD Muyang Kute Bener Meriah untuk diotopsi. Polisi masih menunggu tim forensik dari laboratorium Polda Sumatera Utara.

https://rri.co.id/takengon/polhukam/hukum/978141/pedagang-keliling-diduga-dibunuh?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Pria asal Tunoeng Krueng, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara inisial H, 45 tahun menjadi korban terduga perampokan dan pembunuhan. Jenazahnya ditemukan dikawasan tembolon, syiah utama dalam kondisi yang sudah tidak utuh. Dugaannya, setelah dibunuh, jenazah korban dibakar dan dibuang ke jurang.

Menurut informasi, korban merupakan pedagang keliling yang kerap berjualan ke kawasan Samar Kilang. Keluarga awalnya mencurigai korban dalam ancaman setelah hilang kontak sejak 12 Februari 2021. Tepat pada 16 Februari, keluarga berkesimpulan untuk mencari korban dengan membuat laporan orang hilang ke polisi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00