Jual Sabu, Ayah dan Anak Ditangkap di Takengon

KBRN, Takengon : Satnarkoba Polres Aceh Tengah amankan pria inisial AAS, 24 tahun dan ayahnya, IW, 52 tahun, lantaran diduga mengedar sabu. Keduanya warga Medan, Sumatera Utara. Keduanya juga diketahui residivis narkotika.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Sandy Sinurat dalam konferensi pers di halaman mapolres setempat, Kamis (21/1) mengatakan, tersangka AAS diamankan saat hendak menjual sabu di lintas Reje Bukit, Bebesen pada Selasa (19/1). Dikatakan, saat ditangkap, tersangka membuang barang bukti sabu, namun berhasil ditemukan petugas.

Dari hasil pengembangan kata Kapolres Sandy, sabu itu diperoleh dari ayah kandung tersangka inisial IW. Tak berselang lama, polisi langsung menangkap tersangka IW di kontrakannya di kampung Mandale, Kebayakan. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan tujuh paket sabu.

Dari pengakuan tersangka kata Kapolres Sandy, tersangka IW membeli sabu dari pria inisial U yang juga warga medan. U sendiri sudah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi.

“Kita masih melakukan pengejaran,” ujarnya.

Dua tersangka ayah dan anak serta barang bukti sabu saat ini diamankan di Sel Mapolres Aceh Tengah untuk diproses. Akibat perbuatannya, mereka disangkakan melanggar undang-undang nomor 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Dalam konferensi itu, polisi turut menghadirkan enam tersangka narkoba lainnya yang diamankan pada Januari 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00