Hasil Seleksi JPT Pratama Bener Meriah Terbit Dua Kali, Jang-Ko akan Lapor Ketua Tim Pansel ke KASN

KBRN, Takengon : Jaringan Anti Korupsi Gayo (Jang-Ko) akan lapor Ketua Panitia Seleksi (Pansel) terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Kabupaten Bener Meriah, Aceh ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta.

Pelaporan itu atas dugaan pelanggaran proses seleksi JPT Pratama di lingkungan pemerintah Bener Meriah dengan menerbitkan dua kali pengumuman hasil seleksi tiga besar. Padahal menurut Jang-Ko, hasil itu tidak dapat diganggu gugat.

Hemat Jang-Ko, pengumuman itu terbit pada 30 November 2020 dan 18 Januari 2021. Dalam pengumuman tersebut, juga terjadi perbedaan nama. Bahkan ada nama yang hilang dari enam formasi yang dibuka.

"Ini kan keliru," kata Koordinator Jang-Ko, Maharadi kepada rri, Kamis (21/1).

Jang-Ko katanya, juga menduga Panitia Seleksi (Pansel) melakukan pelanggaran dalam penerapan nilai, kode etik, netralitas dan pelaksana sistem tahapan. 

Maharadi juga meminta KASN melakukan penyelidikan kepada Pansel yang diketuai oleh Sekda Kabupaten Bener Meriah terhadap tahapan. Jang-Ko juga meminta agar KASN menghentikan seluruh proses lanjutan selama dilakukannya penyelidikan.

"Bila perlu, KASN merekomendasi Bupati untuk membatalkan susunan Pansel dan membentuk Pansel baru, sehingga lebih fair," katanya.

Ketua Pansel JPT Pratama Bener Meriah Haili Yoga mengatakan, pengumuman hasil seleksi 30 November 2020 dibatalkan KASN lantaran kesalahan administrasi. Karenanya, Pansel melakukan asesment ulang dengan hasil yang diterbitkan pada 18 Januari 2021.

Haili Yoga mengaku tak terlibat langsung dalam penilaian asesment yang dilakukan oleh tim yang bersifat independen.

"Masalah nilai itu gak bisa dicampuri, independen mereka," katanya.

Haili Yoga mengaku, Bupati Bener Meriah saat ini sedang berada di KASN untuk meminta rekomendasi pelantikan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00