KPK Respons Kabar Lili Pintauli Mengundurkan Diri

Ilustrasi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons kabar soal Lili Pintauli Siregar mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua KPK.

KBRN, Redelong: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons kabar soal Lili Pintauli Siregar mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua KPK.

Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan Lili belum memberikan konfirmasi mengenai kabar pengunduran dirinya dari KPK. Menurutnya, Lili masih akan menjalani tugas hingga beberapa waktu ke depan.

"Informasi yang kami peroleh sampai dengan saat ini, Pimpinan KPK Ibu Lili Pintauli Siregar belum mengonfirmasi perihal tersebut, dan masih berkonsentrasi menjalankan tugasnya serta agenda-agenda penugasan lainnya untuk beberapa waktu ke depan," ujar Ali melalui pesan tertulis, Jumat (1/7).

KPK, lanjut Ali, mendukung proses penegakan etik yang sedang berjalan di Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Ini kali kedua Lili harus berurusan dengan persidangan etik.Kali ini berkaitan dengan dugaan penerimaan fasilitas akomodasi hotel hingga tiket menonton ajang balap MotoGP Mandalika 18-20 Maret 2022 dari Pertamina. Sidang perdana rencananya akan digelar pada Selasa, 5 Juli 2022.

"KPK tentu mendukung proses penegakan etik yang sedang berlangsung di Dewan Pengawas KPK sebagaimana tugas dan kewenangannya yang diatur dalam Pasal 37B UU KPK," tutur Ali.

"Karena kami meyakini bahwa penegakan kode etik insan komisi adalah bagian dari upaya penguatan pemberantasan korupsi yang dilaksanakan oleh KPK," imbuhnya.

Sementara itu, terkait kabar Lili mengundurkan diri, Ketua KPK Firli Bahuri mengaku belum tahu.Sebelumnya, Lili dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Kabar pengunduran diri Lili sudah beredar dan menjadi perbincangan hangat di internal KPK sejak Kamis (30/6).

Dikutip dari Koran Tempo, orang dekat Lili mengatakan bahwa Lili sudah capek dengan kasus dugaan penerimaan fasilitas akomodasi hotel hingga tiket menonton MotoGP Mandalika.

Sumber: CNNIndonesia

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar