Jaksa akan Sita Aset Tersangka Korupsi Pendere Saril

KBRN, Takengon : Penyidik Jaksa Aceh Tengah terus mengembangkan dugaan korupsi pelepasan aset milik kampung Pendere Saril, Bebesen, Aceh Tengah yang dilakukan oleh tiga aparatur desa; Reje, Sekretaris dan Bendahara. Jaksa juga menelusuri aliran dana dari hasil dugaan korupsi itu. Tidak menutup kemungkinan asetnya disita.

“Kalau dibeli dari uang itu, akan kita sita,” kata Kajari Aceh Tengah Yovandi Yazid kepada wartawan, Senin (17/1).

Kajari juga menyebut adanya itikat baik dari tersangka dengan mengembalikan uang sisa pelepasan. Namun jumlahnya kurang 10 persen dari total kerugian. Uang itu kata Kajari, dijadikan sebagai barang bukti saat dipengadilan nanti.

https://rri.co.id/takengon/polhukam/hukum/1328667/diduga-korupsi-uang-ganti-rugi-dari-pln-tiga-aparatur-pendere-saril-ditahan-jaksa?utm_source=terbaru_widget&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Tiga aparatur desa Pendere Saril jadi tersangka korupsi pelepasan aset milik kampung. Ada tiga objek aset yang diganti rugi oleh PT.PLN kala itu; lahan yang didalamnya terdapat lapangan voli dan sumur. Lahan yang berisi pondok pengajian dan lahan berisikan bangunan Polindes.

Total pelepasan asert itu mencapai Rp800 juta lebih. Uang itu diduga dibagi tiga tersangka untuk kepentingan pribadi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar