Dua Terpidana Jarimah Maisir di Takengon Dicambuk

Terpidana Jarimah Maisir saat di cambuk di Rutan Takengon.Foto@RRI

KBRN, Takengon : Dua terpidana jarimah maisir di Aceh Tengah dicambuk di Rutan Takengon paa Kamis (5/8). Mereka; Chossy Taruken, 28 tahun warga Kecamatan Pegasing dan Harry, 39 tahun, warga kecamatan Lut Tawar. Terpidana Chossy Taruken dicambuk 24 kali setelah potong masa tahanan sesuai pasal 23 Qanun Aceh nomor 7/2013 tentang Hukum Acara Jinayat. Sementara Harry dicambuk delapan kali.

Dalam salinan yang dibacakan Jaksa Nazamuddin, kedua terpidana dinyatakan terbukti bersalah berdasarkan putusan Mahkamah Syariah. Masing-masing diputuskan pada 8 dan 22 Juli 2021. Keduanya terbukti bersalah melakukan jarimah maisir sebagaimana diatur dan diancam uqubat cambuk dalam pasal 20 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

“Terpidana Chossy dapat potongan satu kali cambuk,” baca Jaksa Nazamuddin.

Proses eksekusi cambuk turut menyedot perhatian masyarakat. Beberapa pengguna jalan singgah menyaksikan dari luar pekarangan Rutan. Pelaksanaan cambuk terpantau berjalan tertib. Terlihat sejumlah personil Polisi, Satpol PP dan WH ikut mengamankan. Turut disaksikan Wakil Ketua Mahkamah Syariah Takengon. Eksekusi itu berlangsung dengan menggunakan protokol kesehatan pencegahan covid.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00