Beranikah Dinas Pendidikan Jalankan Sekolah Tatap Muka?

KBRN, Takengon: Sejak mengenal virus corona, proses atau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka di sejumlah Kabupaten/kota di Indonesia nyaris tidak ada.

Metode pembelajaran digagas dengan system daring (online), di mana tidak semua siswa dapat menikmati system pendidikan tersebut, karena daerah tinggal siswa pedalaman atau terpencil dan daerah tertinggal.

Di Aceh Tengah, KBM tatap muka sempat dijalankan lembaga pendidikan setingkat SMA sederajat. Baru dua minggu berjalan, terhenti kembali karena libur idul adha dan ditemukannya kasus terkonfirmasi covid-19 yang menyasar warga dan tenaga medis.

Alhasil, siswa kembali belajar dengan metode daring yang di anggap banyak kalangan tidak efektif dan diskriminatif untuk siswa disabilitas.

Dimintai tanggapan akankah Aceh Tengah membuka sekolah tatap muka dalam waktu dekat ditengah pandemic covid-19, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tengah Uswatuddin menyampaikan untuk dapat sekolah tatap muka harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditentukan.

Selanjutnya : syarat sekolah tatap muka

Halaman 1 dari 3

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00