Ini Respon Masyarakat Isolasi Mandiri Covid-19 yang Dapat Perhatian Tetangga

KBRN, Redelong: Sejumlah warga di Kabupaten Bener Meriah terpaksa menjalani isolasi mandiri di rumah karena pernah melakukan kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif covid-19.

Seorang warga Bener Meriah yang enggan disebut identitas dan alat tinggal dikonfirmasi RRI mengaku mendapat perlakuan baik dari tetangganya.

Disebutkan, pasca diketahui melakukan karantina mandiri di rumah, banyak tetangga yang memberi dukungan berupa kebutuhan pangan atau Sembilan bahan pokok.

Tidak sampai disitu saja, bahkan masyarakat dengan menggunakan alat komunikasi mendoakan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, serta menanyakan kabar atau kondisi terkini.

“Bagus respon tetangga. Bahkan ada yang ngasi support, kadang ada juga yang tek-tek an, ngasi bantuan se ala kadarnya. Mulai dari beras, sampai terasi dan sabun, lengkap semua. Selama pengalaman baik kok, bagus tetangga, enggak ada masalah disini. Isolasi mandiri kan antisipasi,” kata warga Bener Meriah kepada RRI, Selasa (4/8/2020).

Warga yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah itu mengakui sempat mendengar ada beberapa orang dengan nasip yang sama seperti dirinya di sejumlah Kecamatan Bener Meriah malah dikucilkan oleh tetangganya.

Hal demikian ungkapnya, merupakan orang yang awam dan tidak memiliki sikap saling membantu satu sama lain.

“Yang ngucilkan itu orang dari jauh, satu lagi orang awam itu,” paparnya.

Sementara disinggun kegiatan apa saja yang dilakukan selama menjalani isolasi mandiri, ungkapnya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan pekarangan rumah.

“Ya kerja di rumah, kan kebun sebelah rumah ya bersihin kopi, mau nanam cabe, ngurusi cabe sikit. Disitu rumah di situ kebun,” pungkasnya.

Foto: pmi.or.id

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00