25 Sekolah di Bener Meriah Tidak Diperkenan Belajar Tatap Muka

KBRN, Takengon : 25 sekolah di Bener Meriah, Aceh tidak diperkenan melakukan belajar tatap muka pada Senin (13/7) karena dianggap belum memenuhi syarat. Ke 25 sekolah itu; 14 SMP, 7 MTsN dan 4 MAS. Dalam surat rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona untuk Bener Meriah meminta agar satuan pendidikan terkait untuk melanjutkan balajar dari rumah.

Untuk rincikan tanggung jawab pendidikan; Paud, TK, SD dan SMP di bawah Kabupaten/Kota, RA, MI, MTs dan MA di bawah Kementerian Agama, dan SMA, SMK serta SLB di bawah dinas Pendidikan Provinsi Aceh.

Kepala dinas Pendidikan Bener Meriah Sukur kepada rri, Minggu (12/7) meminta 14 SMP melengkapi syarat yang telah ditentukan agar dapat direkomendasi oleh gugus untuk dapat melanjutkan sekolah secara tatap muka. Syarat itu katanya, meliputi saradan dan protokol kesehatan pencegahan corona.

“Mohon segera dilengkapi,” katanya.

Skema pembelajaran kata Sukur, jam belajar di masa tatanan kehidupan baru dipangkas. Aktivitas belajar dimulai dari pukul 08.00 s/d 12.00 Wib, dilanjutkan Shift kedua keesokan harinya.

Hal senada disampaikan Kakankemenag Bener Meriah Saidi Bentara. Ia meminta agar satuan pendidikan terkait untuk segera melengkapi syarat sesuai Surat Keputusan Bersama empat Menteri agar belajar tatap muka dapat direkomendasikan.

Saidi juga melaporkan, di Bener Meriah tidak ada sekolah dibawah tanggung jawan Kemenag yang berasrama.

“Pada prinsipnya semua melanjutkan belajar tatap muka dengan memenuhi persyaratannya,” katanya.

Merujuk pada instruksi Plt Gubernur Aceh nomor 11/2020, pendidikan taingkat SD/MI, SLB dan khusus satuan pendidikan berasrama dimulai paling cepat pada September sedangkan Paud dan Ra pada bulan November. Pembelajaran tatap muka itu dibenarkan pada kabupaten/kota dengan status zona hijau.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00