Bupati: Pacuan Kuda Menghargai Tradisi dan Budaya Gayo

KBRN, Takengon: Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar menutup secara resmi kegiatan pacuan kuda memeriahkan HUT ke 443 kota Takengon.

Saat memberi sambutan, Shabela menyebutkan bahwa Aceh Tengah dalam melaksanakan kegiatan pacuan kuda sebanyak dua kali.

Pertama memeriahkan HUT kota Takengon dan berikutnya memeriahkan HUT RI, masing-masing pada bulan Februari dan Agustus setiap tahun.

Banyaknya gelaran pacuan kuda, sebut orang nomor satu di Aceh Tengah itu, adalah bentuk perhatian Pemerintah daerah dan masyarakat untuk menghargai tradisi dan budaya yang diwarisi dari leluhur terdahulu.

"Semakin banyak event pacuan kuda menunjukkan perhatian yang besar Pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghargai tradisi budaya," ujar Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, Minggu (1/3/2020).

Diketahui, untuk dataran tinggi Gayo meliputi Aceh Tengah dan Bener Meriah serta Gayo Lues setiap tahunnya melaksanakan kegiatan pacuan kuda.

Bahkan di Kabupaten Bener Meriah pada tahun ini dilaksanakan sebanyak dua kali, pada Januari dan Desember mendatang.

Demikian pula dengan Kabupaten Gayo Lues, juga menyelenggarakan kegiatan pacuan kuda setiap tahunnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00