Mahasiswa Gayo di Perantauan Kompak Jaga Kelestarian Budaya

KBRN, Lhokseumawe: Lima Organisasi Gayo di perantauan kompak menjaga kelestarian budaya yang dimiliki dengan pementasan budaya dalam kegiatan silahturahmi.

Lima Organisasi yang ada di perantauan tersebut adalah Pemagab, Himaga, Pematang, Imagara, Himagalus.

Ketua panitia kegiatan Hardi Lane menyampaikan silaturahmi tersebut untuk memperkuat keberadaan suku Gayo di perantauan.

"Semoga kegiatan silahturahmi sepereti ini dapat terus dilaksanakan sehingga keluarga besar Masyarakat Gayo Alas  dapat terjaga kekeluargaannya, baik dari segi adat, budaya dan sebagainya,” ujar Ketua panitia kegiatan Hardi Lane, Jumat (27/9/2019)

Acara menjalin persatuan dan kekompakan dengan kegiatan budaya itu turut dihadiri ratusan peserta.

"Mari kita tingkatkan ukhuwah islamiah untuk mempererat tali silahturahmi dan kekeluargaan,” tambah Hardi Lane saat berlangsung acara di gedung PPMG Lhokseumawe.

Sejumlah penampilan budaya yang dipentaskan diantaranya tari Guel kreasi dari sanggar seranting Tajuk,  tari Saman Gayo dari Sanggar Rempelis, Didong dari sanggar genali, setelah itu penampilan tari kreasi dari sanggar Emun Beriring, dan diakhiri dengan pertunjukan Didong gabungan.

Ketua umum Kumaga Ama Sarimin, meminta mahasiswa Gayo yang sedang menimba ilmu di beberapa daerah baik itu di Bireuen- Aceh Utara untuk terus menjaga kekompakan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00