Sejarah masjid tua di Gayo diperbincangkan

KBRN, Takengon: Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Universitas Syiah Kuala (USK) gelar Webinar "Sejarah Masjid Tua di Dataran Tinggi Gayo." "Banyak masjid tua yang dihancurkan di Dataran Tinggi Gayo, diganti dengan masjid moderen. Padahal, memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal," kata Dr. Laina Hilma Sari, S.T., M.Sc., Ketua Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Selasa (5/7/2022).

Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Universitas Syiah Kuala (USK), ungkap Dr. Laina Hilma Sari, menaungi tiga program studi: S-1 Arsitektur, S2 Arsitektur, dan S-1 Perencanaan Wilayah dan Kota. "Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Universitas Syiah Kuala (USK) coba menggali, bagaimana masjid zaman dulu yang memiliki nilai kearifan lokal yang tinggi. Bahkan, ada yang bertahan sampai sekarang. Tetapi, tetap nyaman, walaupun tidak dipasang Air Conditioner (AC)," sebutnya. 

Webinar "Sejarah Masjid Tua di Dataran Tinggi Gayo" diadakan pada hari Rabu, 6 Juni 2022, pukul 14:00-16.00 WIB, dengan pemateri Yusradi Usman al-Gayoni, Ketua Pusat Kajian Kebudayaan Gayo sekaligus Pendiri/Pengelola Perpustakaan Gayo, dan bisa diikuti melalui Zoom meeting, Meeting ID: 918 4227 9249, Password: WEBINAR, dengan tautan https://zoom.us/j/91842279249?pwd=RG9sR3VLVGlmNldHSVk0ZDNoNjl1UT09

Meeting ID: 918 4227 9249

Passcode: WEBINAR

"Melalui kegiatan penelitian masjid-masjid tua di Dataran Tinggi Gayo diharapkan bisa menjaga kelestarian masjid tua, agar tidak punah," tegas alumnus Heriot Watt University Edinburgh Inggris tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar