Dua Wakil Bupati di Aceh Narsumi Bincang Sejarah 118 Tahun Pembantaian Rakyat Gayo-Alas (1904-2022)

Ketua Pusat Kajian Kebudayaan Gayo, Yusradi Usman al-Gayoni

KBRN, Takengon: Wakil Bupati Aceh Tenggara Bukhari dan Wakil Bupati Gayo Lues Said Sani akan mengisi Bincang Sejarah Seri #2 “118 Tahun Pembantaian Rakyat Gayo-Alas Oleh Belanda (1904-2022)” Pusat Kajian Kebudayaan Gayo. Hal itu disampaikan Ketua Pusat Kajian Kebudayaan Gayo, Yusradi Usman al-Gayoni.

“InsyaAllah sudah fix, Pak Bukhari dan Pak Said Sani yang ngisi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan bincang sejarah seri #1 yang digelar tanggal 12 Mei 2022 lalu. Pak Bukhari dan Pak Said Sani fokus ke kebijakan, bagaimana supaya keselupuh benteng perlawan rakyat Gayo-Alas melawan Belanda dapat dibangun museum, monumen, tugu atau prasasti. Alhasil, berwujud, jadi ingatan kolektif masyarakat, dan bisa terwaris ke generasi Gayo-Alas mendantang. Sebab, ini peristiwa penting, bersejarah, dan sudah genosida. Gayo-Alas merupakan benteng terakhir Indonesia,” kata Yusradi Usman al-Gayoni, Rabu (18/5/2022).

Selain Wakil Bupati Aceh Tenggara Bukhari dan Wakil Bupati Gayo Lues Said Sani, juga dinarsumi Dr. Yusra Habib Abdul Gani, penulis buku “Marechaussee di Gayo Lues 1904” dan Hasbullah, S.S., Pamong Budaya Muda Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh-Sumut. “Pak Yusra Habib akan memaparkan, langkah-langkah, bagaimana menuntut Belanda ke Mahkamah Internasional. Sementara, Pak Hasbullah, dari sisi pelestarian nilai, sesuai tugas dan fungus BPNB Aceh-Sumut,” sebut editor buku “Mengenang tragedi pembantaian Rakyat Gayo Lues di Tujuh Benteng Pertahanan oleh Van Daalen (1904)” karya H. M. Salim Wahab tersebut.     

Bincang Sejarah Seri #2 "118 Tahun Pembantaian Rakyat Gayo-Alas Oleh Belanda (1904-2022) Pusat Kajian Kebudayaan Gayo akan digelar secara terbuka melalui Zoom Meeting, Kamis, 19 Mei 2022, jam 10.00 WIB-selesai, dengan tautan Zoom Meetinghttps://us02web.zoom.us/j/88268860858?pwd=qkFJYMCqCJB-Bgs0t9D3B66A-5BIsV.1, Meeting ID: 882 6886 0858, dan Passcode: 828384

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar