Cara Merawat Tanaman Hias Daun & Bunga

KBRN, Takengon: Tanaman Hias adalah semua jenis tanaman yang berfungsi sebagai objek tambahan untuk memperindah dan mempercantik ruangan maupun halaman rumah. Tanaman hias dapat dikategorikan untuk semua jenis tumbuhan, mulai dari tanaman merambat, pohon, bahkan semak-semak sekalipun.

Setelah mengenali tanaman hias dan jenisnya, perlu mengetahui bagaimana cara merawat tanaman hia yang baik dan benar agar bisa menghasilkan tanaman hias yang subur dan bagus. Berikut ini tips cara yang bisa dilakukan untuk merawat berbagai jenis tanaman hias: 

1. Memiliki Komitmen

Seseorang tentu memerlukan komitmen saat memutuskan untuk merawat tanaman hias karena anda perlu meluangkan waktu merawatnya. Misalnya anda perlu membuat jadwal kapan harus menyiram, memberi pupuk, mengganti tanaman, dan sebagainya. Itulah sebabnya anda perlu meyakinkan diri terlebih dahulu sebelum memutuskan merawat tanaman hias. Jangan sampai bosan atau malas ditengah jalan saat sedang merawatnya. Hal ini justru dapat membuat tanaman hias menjadi sia-sia dan tidak terawat sehingga dapat merusak pemandangan saja. 

2. Rutin Memberikan Pupuk

Cara merawat tanaman hias yang penting anda lakukan adalah rutin memberi pupuk. Meskipun hanya tanaman hiasan, namun tanaman tersebut tetap membutuhkan vitamin dan makanan tambahan agar bisa tumbuh lebih subur. Tanaman hias biasanya membutuhkan banyak nitrogen dan kalium untuk bertahan hidup. 

Selian menggunakan pupuk kimia, anda bisa menggunakan pupuk alami seperti yang terbuat dari sampah dapur di lingkungan sekitar. Berikan pupuk secara rutin seminggu sekali secukupnya sesuai kebutuhan tanaman. Cara paling mudah yang bisa anda lakukan untuk merawat kesuburan tanaman hias adalah memberi vitamin B1 atau pupuk yang berasal dari air cucian beras. 

3. Mengenali Kebutuhan Tanaman Hias

Agar bisa merawatnya dengan maksimal, Grameda tentu perlu mengenali tanaman hias tersebut, mulai dari karakteristik tanamannya sampai kebutuhan nutriennya. Pengetahuan tersebut berkaitan dengan bagaimana anda harus melakukan cara merawat tanaman hias tersebut baik sesuai dengan jenis tanamannya.

Ada tanaman hias yang membutuhkan banyak air atau sebaliknya, memerlukan asupan sinar matahari yang cukup atau sebaliknya, dan perawatan lainnya. Jika anda bisa mengenali tanaman hias tersebut maka akan mudah merawatnya.

Selain itu tingkat keberhasilan perawatnya juga bisa lebih maksimal dibandingkan jika anda hanya asal menanam tanaman hias tanpa mengetahui bagaimana tanaman tersebut hidup dan karakteristiknya. 

4. Sentuh Tanaman Sebelum Disiram

Tahukan anda jika beberapa tanaman hias perlu disentuh saat proses perawatannya. Mengapa saat merawat tanaman hias perlu menyentuhnya? Sebenarnya cara tersebut dilakukan agar anda bisa memahami kebutuhan tanaman, misalnya apakah masih segar, atau mulai layu dan kering. Melalui sentuhan tersebut anda bisa memperkirakan asupan air yang dibutuhkan tanaman dalam kondisi tersebut. 

Lewat sentuhan tersebut anda juga bisa menikmati keindahan tanaman hias tersebut yang mungkin bisa memberikan mood positif dan membuat suasana hati menjadi lebih bahagia. Apalagi jika anda sedang senang-senangnya dengan tanaman hias, pasti merasa selalu ingin menyentuh dan memandangnya. 

5. Menggunakan Media Tanam Yang Tepat

Salah satu kunci penting merawat tanaman hias agar tetap subur dan bertahan hidup lama yakni memperhatikan media tanamnya. Pilih media tanam yang cocok untuk tanaman hias sesuai dengan karakteristik tanamannya.

Media tanam ini juga harus disesuaikan dengan penempatan tanaman hias, di dalam atau diluar ruangan. anda bisa menggunakan media tanam yang memiliki banyak material organik dan bisa mengikat air dengan baik. 

Media tanam ini dapat membuat tanaman hias bisa bertahan hidup lebih lama karena juga memiliki kualitas media tanam yang baik. Contoh media tanaman yang bisa anda gunakan adalah campuran pasir, pupuk, dan tanah dengan perbandingan komposisinya adalah 1:1:1. 

6. Menjemur Tanaman Hias Secara Teratur

Hal penting lainnya yang juga perlu anda perhatikan adalah penyinaran atau asupan sinar matahari untuk tanaman hias. Meskipun ada beberapa tanaman hias yang bisa bertahan hidup di ruangan tanpa sinar matahari, namun tetap sesekali anda perlu menjemurnya agar tanaman tersebut bisa tumbuh lebih maksimal. Asupan sinar matahari tersebut justru dapat membuat tanaman hias bisa bertahan lebih lama. 

anda bisa sesuaikan jenis tanaman hias yang perlu asupan sinar matahari, seperti tanaman-tanaman yang berwarna hijau karena bisa saja membutuhkan proses fotosintesis yang lambat jika tidak ada sinar matahari. anda tidak perlu menjemur tanaman hias terlalu lama karena justru bisa membuatnya menjadi kering dan layu. 

7. Memperhatikan Intensitas Air

Selain asupan sinar matahari, anda juga harus memperhatikan intensitas kebutuhan air dari tanaman hias tersebut. Meskipun di dalam ruangan atau hanya sebagai hiasan saja, anda harus tetap rutin menyiram tanaman tersebut meskipun tidak perlu setiap hari.

Jadi anda harus rutin menyiram tanaman hias dengan intensitas air yang cukup, jangan sampai berlebihan karena justru akan membuatnya cepat mati. 

Siram dengan teknik yang tepat dan tetap memperhatikan kelembaban tanahnya. Jangan sampai kurang dan juga jangan sampai berlebihan, apalagi sampai menggenang di dalam pot. Hal tersebut tentu cara yang salah. Alih-alih bisa ditinggal atau tidak perlu menyiramnya lagi, justru bisa membuatnya busuk. 

8. Memperhatikan Kelembaban Udara

Selain menjaga kelembaban media tanam dalam pot tanaman hias, anda juga memerlukan memeprhatikan kelembapan udaranya, terutama bagi tanaman hias yang ada di dalam ruangan. anda bisa kenali terlebih dahulu bagaimana karakteristik tanaman hias tersebut, apakah bisa bertahan hidup dalam lingkungan rumah dengan kelembaban tersebut.

Kita semua tahu bahwa tanaman juga bernapas. Itulah sebabnya Tanaman juga memerlukan kualitas udara lewat kelembapannya. anda bisa menggunakan air humidifier untuk menjaga kelembaban suhu udara untuk keperluan tanaman hias di dalam ruangan. 

9. Memperhatikan Suhu Agar Tetap Stabil

Jika anda perlu memperhatikan kelembaban udara saat merawat tanaman hias, maka anda juga perlu memperhatikan suhu yang ada di sekitar tanaman, terutama tanaman hias yang ada di dalam ruangan.

Kelembaban udara juga berkaitan dengan suhu yang sangat berpengaruh untuk kebutuhan pertumbuhan tanaman hias. Suhu  yang stabil dapat mempengaruhi kondisi fisik tanaman menjadi lebih segar, tidak mudah layu atau kering. Misalnya anda menggunakan AC atau tidak didalam ruangan juga bisa berpengaruh pada pertumbuhan tanaman hias. Pengaturan suhu ruangan bisa anda sesuaikan dengan jenis tanaman hias dan diiringi dengan bentuk-bentuk perawatan lainnya seperti asupan sinar matahari dan intensitas air.  

10. Melakukan Repotting

Melakukan repotting mungkin banyak disepelekan orang saat merawat tanaman hias, padahal mengganti pot secara rutin dapat menjaga kestabilan pertumbuhan tanaman hias. Mengapa anda perlu mengganti pot tanaman hias secara berkala? Hal tersebut karena tanaman hias pasti akan terus tumbuh dan bertambah besar, apalagi jika anda memelihara tanaman hias yang mudah berkembang biak atau cepat tumbuhnya.  

Cara ini dapat memaksimalkan pertumbuhan tanaman hias karena menjaga lahannya untuk tumbuh tetap tersedia sesuai dengan kebutuhan. Jika tanaman hias tersebut semakin tumbuh besar maka membutuhkan semakinluas dan besar pula wadah atau potnya, jadi anda bisa sesuaikan dengan kebutuhan tersebut. 

11. Rutin Melakukan Drainase

Melakukan drainase bisa anda lakukan saat repotting berkala, misalnya saat mengganti pot yang lebih besar dan berbahan keramik atau fiber glass. Drainase adalah upaya yang bisa anda lakukan agar wadah atau tempat tanaman hias memiliki lubang di bagian bawah untuk mencegah air tergenang dalam pot tersebut dalam waktu yang lama. anda bisa membiarkan sisa penyiraman merembes keluar pot agar tanaman hias menerima intensitas air secukupnya saja. 

Letakan piring atau dadah datar lainnya yang bisa menahan air rembesan pot agar tidak mengotori atau membasahi lantai. Drainase tersebut bisa anda buat dengan melapisi bagian bawah pot menggunakan batu membentuk celah-celah agar air bisa mengalir ke luar. Rutin melakukan drainase mampu membuat tanaman hias tumbuh lebih maksimal lagi. 

12. Menjaga Kebersihan Tanaman

Cara merawat tanaman hias berikutnya adalah menjaga kebersihannya disekitar lingkungan kita. Banyak orang yang luput dari kebersihan tanaman hiasnya karena menganggap selama masih enak dipandang maka tidak jadi masalah.

Padahal tanaman hias  juga mudah terkena kotoran. Bagaimana caranya menjaga kebersihan tanaman hias? Misalnya anda bisa mengelap daun-daun tanaman hias yang bisa saja banyak debu dan akan mengganggu proses fotosintesisnya untuk berkembang. 

anda juga perlu menghindari tanaman hias dari kotoran sampah, contohnya sampah-sampah kecil seperti abu dan puntung rokok, bungkus plastic dan sebagainya yang rentan terbuah di pot-pot tanaman hias jika kurang diperhatikan. Selain mengganggu pertumbuhan tanaman hias, hal tersebut justru juga akan mengganggu pemandangan. 

13. Rutin Memangkas Tanaman Hias

Tanaman hias yang terus tumbuh pasti akan meninggalkan bagian-bagian tubuhnya yang sudah tidak berfungsi, misalnya daun-daun kering, batang-batang yang sudah mengeras atau menguning dan sebagainya.

Dari gejala tersebut maka anda perlu rutin membersihkan dan memangkasnya agar tetap indah di pandang. Selain itu memangkasnya secara rutin juga dapat menjaga kestabilan pertumbuhan tanaman yang terhindar dari banyak gangguan atau hambatan bagian tubuh tumbuhan yang sudah tidak berfungsi lagi. 

Jika anda membiarkan bagian tubuh yang rusak atau mati pada tanaman hias maka berpotensi menularkan atau menyebarkan kerusakan tersebut ke bagian tanaman yang lain. Jadi segeralah potong bagian rusak tersebut sebelum kondisinya semakin buruk. 

14. Memastikan Tanaman Bebas Dari Hama

Meskipun hanya tanaman hias, tumbuhan tersebut tetap berpotensi di serang oleh hama. Itulah sebabnya anda juga tetap perlu memperhatikan tanaman hias bebas dari hama agar tanaman tersebut bisa bertahan hidup lebih lama.

Cara untuk membebaskan tanaman hias dari hama bisa anda lakukan dengan cara memberikan nutrisi baik pada tanaman, menjaga kualitas media tanam , memindahkan tanaman secara rutin, memangkas rumput liar dan menjaga kebersihannya. 

15. Memangkas Rumput Liar 

Jika anda memiliki tanaman hias di luar ruangan pasti akan mengalami masalah rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman hias. Ada beberapa dampak buruk atas kemunculan rumput liar tersebut di sekitar tanaman hias.

Selain mengganggu pemandangan, rumput liar juga bisa menghambat pertumbuhan tanaman hias karena bisa jadi nutrisi dan bahan makanan tanaman hias terserap pada rumput liar tersebut. 

Dalam praktiknya, rumput liar hanya menjadi benalu atau parasit bagi tanaman hias. Itulah sebabnya anda harus rutin membersihkan rumput liar disekitar tanaman hias agar tetap memaksimalkan pertumbuhannya. Rumput liar biasanya tumbuh sangat cepat, jadi hal ini tidak boleh lengah dari perhatian anda yang menanam tanaman hias di luar ruangan.

Sumber : gramedia.com

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar