Pemerintah Aceh Coba Ekspor Kopi Gayo Melalui Pelabuhan

KBRN, Redelong: Total luas area perkebunan kopi di Provinsi Aceh 102.566 Hektar dengan jumlah produksi sebesar 725 Kilogram per Hektar serta total produksi 74.360 Ton per tahunnya.

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mempresentasikan data tersebut kepada Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Teten Masduki saat diskusi melalui video conference terkait solusi penyerapan dan pembiayaan kopi di tengah pandemi, Rabu (23/9/2020) lalu.

Disebutkan, Aceh telah mengekspor sebanyak 9.095.881 Kg biji kopi ke 26 Negara karena kopi organik Gayo telah bersertifikat fairtrade.

Untuk itu timpalnya, Pemerintah Aceh telah mencoba melakukan ekspor kopi melalui dua pelabuhan di Aceh diantaranya pelabuhan Aceh Utara dan Aceh Jaya.

“Kita ingin mengekspor langsung dari pelabuhan kita, ada dua pelabuhan yang sudah kita uji coba, harapan menuju arah kesana pelan-pelan sudah mulai kita lakukan, mudah-mudahan ini dapat secepatnya terlaksana,” jelas Nova.

Pihaknya berharap Pemerintah Pusat dapat membantu infrastruktur, pergudangan pada pelabuhan serta kebutuhan lainnya agar dua atau tiga tahun ke depan Aceh dapat melakukan ekspor kopi secara langsung ke berbagai Negara importir kopi.

Ditambahkan, Pemerintah Aceh saat ini tengah berupaya melakukan hilirisasi sehingga para pengusaha kopi tidak lagi menjual green bean tetapi beralih untuk menjual roasted bean yang dipelopori oleh koperasi dan UKM di wilayah tengah Aceh tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00