Pakai Pola Tanam Jarwo, Hasil Panen Padi di Linge Berlimpah

KBRN, Takengon : Kelompok tani padi Weh Mungkur Desa Kute Rayang Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah panen perdana padi jenis ciherang dengan menerapkan pola tanam Jajar Legowo (Jarwo) 2:1. Kelompok itu merupakan binaan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Linge.

Koordinator BPP Linge, Aliman Efendi mengaku, penerapan pola tanam Jarwo 2:1 terhadap kelompok tani Weh Mungkur perdana dilakukan. Dengan pola tanam itu kata Aliman, produksi pertanian meningkat tajam mulai dari 5,6 s/d 6 ton perhektar.

Aliman menyebut, petani di Linge sebelumnya menanam secara tradisional dengan menggunakan banyak bibit atau pola tanam 4:1. Pola tanam ini menurutnya, salah satu penyebab rendahnya produksi panen. Kondisi ini diperparah dengan pengairan dan pemupukan yang tidak teratur.

Untuk itu Ia mengajak kepada petani padi lainnya agar ikut menanam dengan pola Jarwo 2:1. Pola tanam ini katanya untuk mempermudah perawatan, mengendalikan hama, dan meningkatan hasil panen.

“Dan terpenting, pola tanam 2:1 ini tidak membutuhkan banyak bibit,” katanya.

Ketua kelompok tani Weh Mungkur, Dedi Surya mengaku hasil panen pertanian meningkat dengan pola tanam Jarwo 2:1. Ia juga mengaku akan menggunakan pola yang sama pada masa tanam berikutnya demi memperoleh hasil panen yang memuaskan.

“Masa tanam nanti rencana pake pola Jarwo juga,” ujarnya.

Babinsa Kute Rayang, Hasibuan mengapresiasi kerja BPP Linge yang telah membina kelompok tani Weh Mungkur sehingga mampu meningkatkan hasil panen. Keberhasilan itu menurutnya, perlu diterapkan untuk kelompok tani lain demi meningkatkan produksi. Ini penting direspon oleh petani kata Hasibuan, demi menguatkan ketahanan pangan masyarakat.

“Pola ini penting karena lahan kita terbatas, sementara kebutuhan meningkat,” katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00