Pasca Lebaran, Harga Sayuran di Bener Meriah Turun

KBRN, Redelong:Harga sayuran di Bener Meriah selepas lebaran 1441 hijriah mengalami penurunan, kurangnya daya beli membuat harga sayuran anjlok juga stok  yang masih menumpuk di gudang dan pengaruh faktor cuaca.

Sabardi, salah seorang pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Bener Meriah, yang beralamat di Pasar Tradisional  jalan Sentral Kampung Bale Atu, kepada RRI mengatakan, ia melakukan penjualan grosir ke pedagang eceran yang ada di wilayahnya dan juga pengiriman keluar kabupaten.

“Seperti tomat menurun karena volume permintaan berkurang, harga dari Rp.6500 perkilogram, kini Rp.4000 perkilogram, harga kentang dari petani Rp.6000 perkilogram, yang paling anjlok harga cabai hijau dari Rp.12.000 perkilogram sekarang Rp.6000 perkilogram,” kata Sabardi, Sabtu (30/5/2020).

Harga anjlok dipengaruhi permintaan dari luar sangat berkurang dan juga hasil panen petani menumpuk di gudang waktu lebaran kemarin.

Untuk gula pasir dan minyak Goreng juga mengalami penurunan, beberapa hari terakhir, di ungkapkan, Ram, salah seorang pedangang warung.

“Minggu kemarin gula pasir Rp.20.000 perkilogram, kini Rp.17.000 perkilogram, minyak goreng Rp.12.000 perkilogram, kini Rp.10.500 perkilogram,”.

Ia menambahkan, faktor turunnya harga di pengaruhi oleh telah selesainya bulan ramadhan dan lebaran idul fitri.   

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00