Pos Pantau Covid Aceh Tengah Tutup

KBRN, Takengon : Pemerintah Aceh Tengah per 1 Maret tahun ini resmi menutup pos pantau utama Covid-19 di Batas Kota, Paya Tumpi.

Kebijakan itu seiring trend penularan dan penyebaran Covid menyusut tajam. Angka kesembuhan juga semakin bertambah.

Kadis Perhubungan Aceh Tengah Jauhari kepada rri, Kamis (4/3) mengaku, penutupan pos pantau itu bersifat sementara. Tidak menutup kemungkinan akan dibuka kembali jika kasus Covid kembali terjadi.

Penutupan pos pantau katanya, juga diberlakukan pasca penurunan jumlah kunjungan ke Takengon. Terlebih kata Jauhari, mereka yang terjaring pemeriksaan pada saat pos aktif, rata-rata sudah mengantongi sejumlah dokumen perjalanan semasa Covid, seperti surat bebas Corona berdasarkan swab atau minimal Rapid Test.

"Ini analisa kita berdasarkan data yang ada," kata Jauhari.

Sementara tiga pos pantau lainnya kata Jauhari, sudah ditutup di tahun 2020 lalu. Tiga pos itu ada di perbatasan; Aceh Tengah-Gayo Lues, Aceh Tengah-Nagan Raya, dan Aceh Tengah-Bener Meriah tepatnya di kecamatan Ketol.

Pasca penutupan tiga pos itu kata Jauhari, pemerintah daerah intens berkoordinasi dengan pemerintah tetangga untuk mengetahui kondisi perkembangan penyebaran Covid agar dapat dilakukan upaya pencegahan dini.

Sementara pasca penutupan pos utama paya Tumpi, pemerintah daerah melalui Satgas Penanganan Corona tingkat desa untuk memperketat pengawasan mobilitas orang. Aparatur desa diminta untuk melaporkan kondisi terkini secara berjenjang.

"Penutupan ini juga untuk menghemat anggaran, dan setelahnya, kita maksimalkan pengawasan tingkat desa," katanya

Dikutip rri Kamis malam disitus resmi pemerintah Aceh, kasus Covid Aceh Tengah 212 orang; 21 dirawat, 187 sembuh dan empat meninggal dunia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00