Penjagaan Rutan Bener Meriah Diperketat

KBRN, Redelong: Dampak dari kaburnya seorang napi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, beberapa waktu yang lalu. Membuat penjagaan di Rutan Kelas II B  Bener Meriah semakin ditingkatkan.

Demikian dikatakan Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kabupaten Bener Meriah Baharuddin S.H, disebutkan penjagaan di Rutan hingga hari ini masih mengikuti prosedur yang telah ditentukan.

“Kami semakin memperketat penjagaan pasca lolosnya seorang napi dari Rutan Takengon, kondisi didalam setiap hari selalu dipantau, bila suasana dirasa sedikit lain, kami (Rutan) akan kordinasi dengan pihak keamanan,” tutur Baharuddin Karutan Bener Meriah, Kamis (4/3/2021).

Lanjut Bahar sapaan akrabnya, sampai saat ini situasi keamanan di lingkungan Rutan Bener Meriah masih kondusif.

Begitu juga dengan para tahanan masih menjalani aktifitas didalam seperti biasa, seperti berolah raga setiap harinya, mengerjakan kegiatan seni ukir, perbengkelan dan yang lainnya.

Untuk penjagaan rutin setiap harinya dibagi menjadi empat shif selama 24 jam dan turut dibantu oleh petugas admistrasi.

“Semuanya ada empat shif ada yang masuk pagi, siang dan malam, untuk pengamanan ada enam orang, empat orang di dalam (Blok) dua orang lagi di depan dan dibantu oleh tenaga admistrasi satu orang, perwira piket satu orang, total delapan orang,” timpalnya.

Ia menyarankan kebawahannya agar ikut berbaur, mengikuti kegiatan olah raga bersama demi menjaga kebugaran tubuh dan juga mempererat silahturahmi dalam kekeluargaan.    

          

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00