Broken Home Jadi Salah Satu Penyebab Perbuatan Asusila di Bener Meriah?

KBRN, Redelong: Perbuatan asusila pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur kerap terjadi beberapa bulan terakhir di Kabupaten Bener Meriah sehingga menyebabkan beberapa pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian setempat.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya melalui Kasubag Humas Iptu Jufrizal kepada RRI Kamis (18/2/2021) menyebutkan salah satu penyebab terjadinya perbuatan bejat tersebut adalah akibat gagalnya orang tua dalam membina rumah tangga.

Dikatakan, keterangan itu didapatkan setelah dilakukan penyelidikan awal melalui interogasi langsung dengan para pelaku kejahatan seksual tersebut.

“Penyebab umum adalah masalah rumah tangga yaitu gagalnya orang tua membina keluarga sehingga menjadi broken home, dengan begitu si anak mulai tidak terarah atau mencari pelampiasan sendiri,” jelasnya.

Selain gagal membina rumah tangga timpalnya, kurangnya pengawasan orang tua kepada anak dalam menggunakan smartphone juga menjadi pengaruh besar bagi anak dan pelaku melakukan hal-hal diluar batas kenormalan.

Karenanya, pihak kepolisian menghimbau para orang tua agar selalu memberikan bimbingan sekaligus pengawasan sebagai langkah awal mengantisipasi terjadinya kembali perbuatan asusila itu di Daerah tersebut.

“Himbauan kami pihak Polres Bener Meriah lebih memonitor prilaku anak atau tingkatkan rasa peduli jangan dibiarkan anak tumbuh kembang sendiri, jadi perlu pengawasan sanagt melekat terhadap anak, apalagi kita petani sering meninggalkan anak di rumah,” ujarnya.

Menurut pasal 50 Jo pasal 47 Jo pasal 26 Qanun Aceh nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat pelaku perbuatan asusila dapat dijerat dengan hukuman maksimal 16 tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00