Alat Berat Diturunkan di Ketol Mulai Kerja Perbaikan Jalan

KBRN, Takengon: Sesuai dengan janji Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Aceh Tengah Haidir pada aksi unjuk rasa masyarakat Kecamatan Ketol di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tengah pada 25 Nopember 2020 lalu, pemerintah mulai menurunkan alat berat di Kecamatan Ketol.

Penurunan alat berat untuk melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan yang rusak dan dikeluhkan oleh masyarakat Ketol selama ini, dan disampaikan secara khusus dengan demo.

Sebut Haidir ada sebanyak kurang lebih 5 unit dump truck yang telah dikerahkan untuk bekerja di lapangan.

"Untuk saat ini alat kita sudah ada di sana, di Pondok Balik itu, karena dump truck kita sedang muat material di Segenep Balik. Alat kita yang diturunkan greader sama dump truck," kata Kadis PUPR Aceh Tengah, Haidir,Senin (30/11/2020).

Skema kerja dirincikan, kendaraan pengangkut material akan membagi material kerikil ke sejumlah badan jalan yang berlubang untuk dilakukan penempelan.

Selanjutnya alat berat greader akan meratakan material yang ditumpuk di badan jalan tersebut.

"Hanya ditambal dengan krikil aja, kan kek gitu janjinya. Memang itu mampu kita, enggak disiram aspal. Karena memang enggak ada dana, hanya mampu segitu aja menutup lubang dengan kerikil," timpalnya.

Rencana kegiatan dimulai dari Pondok Balik menuju Buter, dari Buter ke Blangmancung, Blangmancung ke Gelumpang Payung," demikian Haidir.

Sebelumnya warga di Kecamatan Ketol Bambang mengeluh, lantaran jalan utama untuk mengangkut hasil pertanian tidak kunjung mendapat perhatian pemerintah.

Padahal kondisi jalan mulai berlubang dan tidak nyaman untuk dilintasi. Apalagi untuk mobil atau angkutan barang bermuatan berat, rawan kecelakaan.

"Ya tuntutan kami minta lebih di perhatikan lagi untuk Kecamatan Ketol ini, minta lebih di perhatikan. Jalan di perbaiki, biar enggak anak tiri selalu. Anggapan masyarakat sekarang kan gitu, seperti di anak tiri kan,” ujar warga Kecamatan Ketol, Bambang.

Camat Ketol, Hardi Selisih Mara mengakui untuk wilayah Kecamatan yang dipimpinnya itu memiliki banyak ruas jalan yang menghubungkan antar Kecamatan dan Kabupaten.

Ada beberapa ruas jalan rusak dan memang butuh perhatian Pemerintah, diantaranya jalan Ratawali-Blang Mancung dan Selun-Pondok Balek.

“Memang banyak ruas jalan disini. Jadi memang ada beberapa jalan rusak. Jadi tidak semua. Ada rusak dan sebagian udah di aspal. Tahun ini ada jalan yang akan di bangun Simpang 4 Rejewali ke Kekuyang, tapi karena covid, jadi memang bukan kehendak kita, pemerinta sudah alokasikan,” jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00