Terjaring Razia Masker, Masyarkat Diminta Koorperatif

KBRN, Takengon: Adanya masyarakat yang melawan petugas saat terjaring razia masker di Takengon Aceh Tengah menjadi pelajaran, agar kedepannya saling bekerjasama dalam penegakan hokum Protokol Kesehatan pencegahan covid-19.

Kabid Ketentraman Umum dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP dan WH Aceh Tengah Anuar menyampaikan pada dasarnya, jika masyarakat yang terjaring razia masker tidak sampai ke ranah hokum yang memberatkan.

Tim di lapangan, katanya akan meminta pelanggar protocol kesehatan covid-19 untuk tidak melanggar di kemudian hari.

“Ikuti aja protocol kesehatan. Kalau salah ya siap salah aja. Artinya kita pun enggak kita hokum yang apa, minimal ya kita tegur, Bu pakai masker. Kalau dia enggak ada masker, cari masker, pakek, abis itu kita nasehatin, kan udah. Kan enggak musti kita tangkap, kita apa (hokum berat). Ini kan karena melawan petugas, petugas kan gabungan, ada kepolisian, wibawah pemerintah disitu,” ungkap Kabid Ketentraman Umum dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP dan WH Aceh Tengah Anuar, di release, Jumat (16/10/2020).

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Kasatpol PP dan WH) Aceh Tengah Syahrial Afri mengajak semua pihak untuk senantiasa menggunakan masker saat keluar rumah.

“Mari kita sama-sama, seluruh aparatur kampong, elemen masyarakat, sukarelawan, tokoh ulama, tokoh masyarakat, mari memahami, terpadu kita, memahami bagaimana upaya kita menekan virus corona di Aceh Tengah, masyarakat juga harus memahami setiap keluar rumah pakai masker,” sebutnya.

Kapolsek Bebesen Iptu Suhadi sebelumnya mengakui, masih saja ada masyarakat di daerah berhawa sejuk itu melanggar protocol kesehatan covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00