TMMD Reguler ke-109 Kembali Berlangsung di Aceh Tengah

KBRN,Takengon : Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar memimpin upacara pembukaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 tahun 2020 di Kampung Pantan Musara dan Wih Ilang, Kecamatan Pegasing.

Berbeda dari sebelumnya, pembukaan tahun ini hanya pelaksanaannya berlangsung secara simbolis dan secara sederhana ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja TNI kepada Pemkab Aceh Tengah di Gedung Oproom Setdakab, Selasa (22/09/2020). 

Pada sambutannya, Shabela menyampaikan hakekat pembangunan daerah adalah salah satu upaya mewujudkan komitmen moral TNI dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat secara terpadu serta berkesinambungan. 

“Salah satu bentuk sinergitas pembangunan di daerah adalah pelaksanaan TMMD, yang merupakan wujud sinergitas dari seluruh pihak, serta dengan tujuan utama, agar kegiatan ini dapat berjalan sesuai harapan dan rencana” katanya.

Ditambahkannya, sejumlah kegiatan dilaksanakan pada kegiatan TMMD ke-109, baik fisik maupun kegiatan non fisik, merupakan upaya percepatan dan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

“Karena sasaran dari TMMD adalah upaya membuka suatu wilayah dari keterisolasian. Sehingga mereka mampu meningkatkan kesejahteraan, dengan melaksanakan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat” imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0106 Letkol Inf. Teddy sofyan, S.Sos selaku Dansatgas TMMD menjelaskan, TMMD ke-109 berlangsung selama Satu Bulan terhitung sejak tanggal 22 September - 21 Oktober 2020.

Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan sekitar 150 personel TNI serta pendukung lainnya dari unsur Pemerintah Daerah, Keluarga Besar TNI (KBT) serta masyarakat setempat. 

“Sesuai arahan Bapak Bupati, kami libatkan seluruh unsur pihak terkait sebagai bentuk sinergitas. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, sesuai rencana yang telah ditetapkan” jelasnya ditemui usai kegiatan berlangsung.

Lebih rinci, kegiatan fisik yang dilaksanakan diantaranya adalah pembukaan dan rehabilitasi jalan sepanjang 4.200 meter dan lebar 6,5 meter, pemasangan gorong-gorong sebanyak 4 titik dan pembangunan jembatan sepanjang 10 meter di satu titik.

Sementara kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan dan sosialisasi wawasan kebangsaan, pelayanan KB kesehatan, hukum, bahaya narkoba dan peningkatan pemahaman terkait bahaya terorisme dan paham radikal.(FJ) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00