Pembentukan Propinsi ALA Keinginan Dari Masyarakat

KBRN, Takengon: Rencana pembentukan Propinsi Aceh Leuser Antara (ALA) yang kembali digelorakan merupakan keinginan masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan di dataran tinggi tanoh Gayo dan Alas.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati yang juga Pembina Komite Persiapan Pembentukan Provinsi (KP3) ALA Kabupaten Aceh Tengah, Firdaus dalam dialog interaktif yang berlangsung di studio RRI Takengon, Selasa (22/9/2020).

Menurutnya, dengan terbentuknya ALA akan memperpendek rentang kendali pemerintahan, mengingat saat ini jarak tempuh dari beberapa kabupaten menuju ibu kota Propinsi Aceh di Banda Aceh masih tergolong jauh.

“Wilayah Aceh ini cukup luas, sehingga rentang kendalinya cukup jauh, coba saja bayangkan masyarakat dari Aceh Tenggara, ketika akan ke ibukota propinsi, mereka harus melewati beberapa kabupaten,” katanya.

Firdaus juga menegaskan, rencana pemekaran propinsi baru tersebut bukanlah kepentingan dari para elit politik, namun harapan besar dari masyarakat setempat yang sudah lama mengharapkan lebih meratanya pembangunan.

“Ini bukan keinginan elit, seperti beberapa informasi yang berkembang, tapi ini muncul dari masyarakat, kemudian kita akomodir, untuk mempercepat pembangunan, untuk kesejahteraan mereka,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua KP3 ALA Aceh Tengah Zam-Zam Mubarak menambahkan kehadiran Propinsi ALA akan mampu mengangkat sejumlah potensi termasuk dalam sektor ekonomi yang selama ini belum dimaksimalkan.

“Kalau Aceh ini dimekarkan, seharusnya ini sebuah kebanggaan bagi Aceh secara kewilayahan. Karena Aceh sangat luas, sehingga ada banyak potensi besar, yang tidak dapat dikelola secara baik,” jelasnya.(FJ)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00