Wisuda Alternatif Secara Virtual, Mahasiswa Protes

KBRN, Takengon : Sejumlah mahasiswa STAIN Gajah Putih Takengon meminta agar wisuda tahun ini dilaksanakan secara tatap muka.

Permintaan itu seiring rencana akademik untuk menggelar wisuda secara virtual. Permintaan itu juga disampaikan pasca sejumlah biaya perlengkapan wisuda telah dilunasi mahasiswa.

Menurut informasi yang diterima mahasiswa, wisuda tahun ini akan dilaksanakan pada 24 September 2020.

“Kalaupun secara virtual, uang kami harus dikembalikan,” kata salah seorang mahasiswa yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Kendatipun, Ia berharap agar pihak kampus melaksanakan wisuda secara tatap muka. Selain sebagai suatu kebanggaan yang dipersembahkan kepada orang tua, juga sekaligus untuk mengabadikan perjuangan panjang merebut gelar sarjana.

Wakil Bidang Akademik Dr. Almusanna, M,Ag membenarkan wacana pelaksanaan wisuda tahun ini secara virtual lantaran dalam keadaan pandemi Covid-19. Akibat itu pula katanya, pelaksanaan wisuda yang semula direncana pada 21 Maret 2020 terpaksa ditunda hingga 24 September 2020. Jika pelaksanaannya secara virtual kata Almusanna, kampus menjamin akan mengambalikan biaya konsumsi mahasiswa yang telah dilunasi. Adapun biaya sewa toga dan perlengkapan wisuda seperti medali dan map ijazah sudah dibelanjakan untuk diserahkan kepada mahasiswa.

Begitupun katanya, rencana itu sebagai bentuk alternatif jika pelaksanaan wisuda tidak diizinkan secara tatap muka oleh gugus tugas percepatan corona untuk Aceh Tengah. Begitupun kata Almusanna, pada 15 September 2020, pihak kampus telah bersurat ke gugus untuk mendapatkan izin pelaksanaan itu.

“Virtual itu sebagai alternatif, kita juga menginginkan tatap muka,” ujarnya.

Almusanna menyebut, jika gugus menerbitkan izin, pelaksanaan wisuda direncana di Gedung Auditorium IAIN (Transformasi kelembagaan dari STAIN-Red) Takengon, Kampus Muliejadi Genting. Ia merincikan, ada 296 mahasiswa yang akan diwisuda tahun ini; 29 Magister Jurusan PAI dan 267 mahasiswa Strata Satu.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona untuk Aceh Tengah dr. Yunasri kepada rri Sabtu (19/9) mengaku telah menerbitkan izin pelaksanaan wisuda untuk STAIN Gajah Putih Takengon. Dasar kajian izin yang diterbitkan katanya, merujuk pada ketentuan protokol kesehatan penyelenggaraan keramaian. Gugus kata Yunasri, juga turut merekomendasikan sejumlah poin penting yang harus dipatuhi penyelenggara dalam rangka pencegahan penularan Covid-19.

“Suratnya baru saja kita balas,”demikian Yunasri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00