Karantina Mandiri di Rumah Lawan Covid-19, Warga Sudah Rapid Test

KBRN, Redelong: Masyarakat yang terduga terkena kontak langsung dengan pasien positif Corona, diwajibkan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing.

Begitu juga warga yang ada di Kabupaten Bener Meriah. Semenjak banyaknya tenaga kesehatan yang positif terkena virus tersebut, banyak masyarakat dan kerabat terdekat dari yang positif, melakukan isolasi mandiri.

Dari pantauan RRI didua desa yang ada di Kecamatan Wih Pesam, desa Kebun Baru dan desa Blang Paku terdapat tujuh kepala keluarga yang melakukan isolasi mandiri dan semuanya telah dilakukan Rafid Test dan hasilnya negatif.

Suyono Kepala Desa Kebun Baru mengatakan, didesanya terdapat empat kepala keluarga, semuanya negatif.

“Ada satu warga yang positif, ia bekerja sebagai tenaga kesehatan, tetapi dikarantina di Rumah Sakit Umum Muyang Kute Bener Meriah,” kata kepala desa Kebun Baru, Suyuno, Sabtu (8/8/2020).

Seorang warga Blang Paku yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan, ada tiga keluarga yang saat ini melakukan karantina mandiri.

“Seorang ibu yang berumur 50 tahun berlatar belakang penyakit jantung, sebelumnya pernah berobat ke dokter jantung di simpang tiga dan dokter tersebut di vonis positif Covid-19, ibu tersebut dan keluarganya langsung karantina mandiri dirumah,” ungkapnya.

Lanjutnya, setelah di rapid test hasilnya negatif, sekarang warga Blang paku melakukan pemeriksaan keluar masuk bagi masyarakat luar dan mewajibkan semua warganya memakai masker dan jelasnya lagi didesanya tidak pernah ada Lockdown.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00