Oknum Masyarakat Aceh Tengah Bantu Pendatang Hindari Pos Pemeriksaan

KBRN,Takengon : Kapusdalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Tengah,  Ishak menyayangkan adanya sejumlah oknum masyarakat yang membantu para pendatang untuk menghindari Pos Pemeriksaan Covid-19.

Dijelaskan, hal ini biasanya dilakukan terhadap pendatang dari luar daerah yang sebelumnya menggunakan kendaraan umum seperti bus maupun minibus dengan turun sebelum memasuki wilayah perbatasan Aceh Tengah.

Pendatang yang akan masuk ke daerah itu tanpa adanya surat keterangan seperti rapid tes sebutnya, biasanya akan dijemput menggunakan kendaraan pribadi milik oknum masyarakat tersebut sehingga dapat lolos tanpa melalui pemeriksaan.

“Beberapa bulan ini banyak oknum masyarakat, yang mengelabui petugas perbatasan, ada pendatang dari Medan atau dari Pulau Jawa, mereka turun di daerah Bener Meriah, kemudian ada yang menjemput dari sini,” katanya dalam acara konferensi Pers, Jum’at (07/8/2020).

Ishak berharap kondisi ini tidak boleh terus terjadi, karena jika terdapat warga dari luar daerah yang terjangkit virus tersebut namun lolos dari pemeriksaan, dikhawatirkan akan menular ke masyarakat setempat.

“Ini artinya ada masyarakat Aceh Tengah sendiri, yang tidak jujur dan tidak mendukung keberadaan kita, jangan sampai karena perbuatan Satu Dua orang ini, justru menjadi bencana besar kedepan,” pintanya.

Disamping itu, pihaknya menyoroti kinerja pos-pos perbatasan antara Propinsi Aceh dan Sumatera Utara, mengingat banyak pendatang tanpa membawa surat-surat kesehatan justru dapat lolos hingga ke daerah berhawa sejuk itu.(FJ)

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00