Pemkab Jebol Dinding Pasar Rakyat Paya Ilang Takengon

KBRN, Takengon: Pasar Rakyat Aceh Tengah yang berdiri megah di Pasar Paya Ilang Takengon telah dibangun sejak tahun 2018.

Bangunan megah tersebut berdasarkan data RRI, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dengan anggaran lebih dari Rp 5 Miliar.

Hingga saat ini, bangunan tersebut mangkrak, dan tidak berfungsi seperti harapan banyak orang, termasuk pedagang di pasar itu sendiri.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah Aceh Tengah Joharsyah dikonfirmasi RRI menyampaikan, saat ini pihaknya mulai melakukan penjebolan dinding dan meja dagang di gedung putih itu.

“Itu kan dulu ada mejanya. Itukan standar orang Jawa disana. Orang sini mana mau kek gitu. Kedua dulu udah pernah pedagang masuk, karena lobang angin tidak ada, sehingga cepat busuk sayur Ibu-ibu pedagang. Sekarang kita bongkar dinding sebelah utara dan Barat, meja kita obok (hancurkan) kita ratakan, dengan harapan setelah selesai Ibu-ibu (pedagang) kita arahkan kesitu, supaya enggak dijalan itu lagi,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah Aceh Tengah Joharsyah, di release RRI, Senin (13/7/2020).

Mantan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah Aceh Tengah Syukuruddin pernah mengungkapkan bahwa Pasar Rakyat tersebut dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2017.

Angggaran  digunakan untuk membangun sarana dan prasarana meliputi 198 unit meja untuk pedagang sayur,pembangunan sebanyak 35 unit kios, dan masing-masing satu unit bangunan tempat ibadah, klinik kesehatan, ruang pendingin (could store) serta ruang ASI.

Belakangan setelah gedung selesai dibangun, pedagang enggan menempati, dengan sejumlah alasan, diantaranya meja yang disediakan atau lapak tiap pedagang terlalu kecil.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00