HPBM Kritik Tim Pansus DPR Aceh

KBRN, Redelong: Sedikitnya enam  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Daerah Pemilihan (Dapil) IV (Aceh Tengah, Bener Meriah) baru saja melaksanakan kegiatan Pansus di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Anggota DPRA itu ‘pulang kampong’ guna melihat langsung beberapa kegiatan pembangunan yang bersumber dari APBA di beberapa tempat, Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Ketua Umum Himpunan Pemuda Mahasiswa Pelajar Bener Meriah (HPBM) Banda Aceh Riga Wantona menyoroti hasil Pansus yang tidak kunjung di release di media.

Hal itupun disesalkan, karena public menjadi tidak mengetahui hasil Pansus yang dilakukan wakil rakyatnya.

"Saya cukup heran, Anggota DPRA Dapil lain mempublish temuan mereka di media saat pansus. Tapi tidak ada sepatah kata pun dari DPRA dapil IV. Kuat dugaan, mereka hanya engkol kosong,” kata Ketua Umum Himpunan Pemuda Mahasiswa Pelajar Bener Meriah (HPBM) Banda Aceh Riga Wantona, Senin (13/7/2020).

Ketua Umum Himpunan Pemuda Mahasiswa Pelajar Bener Meriah (HPBM) Banda Aceh Riga Wantona mendesak Pansus DPRA terbuka pada public tentang ada tidaknya temuan dari Pansus yang telah dilakukan beberapa hari lalu.

"Publik berhak tau apa yang berhasil pansus DPRA temukan. Jangan-jangan tidak ada temuan apapun, kan Aneh,” tegas Riga.

Riga sendiri menilai ada banyak pembangunan yang bersumber dari APBA di Aceh Tengah dan Bener Meriah yang diragukan publik kualitasnya.

"Pembangunan yang bersumber dari APBA di Aceh Tengah dan Bener Meriah sudah baik atau tidak. Pansus tanpa hasil kan aneh,” tutup Riga.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00