Kadinkes Aceh Tengah: Saya Instruksikan, Segera Layani Masyarakat

KBRN, Takengon: Masyarakat di Kecamatan Linge, Aceh Tengah menjadi korban dari konflik atau ketidakharmonisan antara Kepala dan staf Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ketapang, Linge, Aceh Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah Jayusman menyampaikan, baru mengetahui ada aksi mogok kerja dari Puskesmas Ketapang pada Jumat 3 Juli 2020.

Aksi padahal telah terjadi selama 3 hari, dan tidak ada laporan yang disampaikan ke instansi Dinas Kesehatan oleh staf maupun Kepala Puskesmas.

Pasca kejadian itu, tegas Jayusman, telah meminta seluruh staf dan Kepala Puskesmas untuk kembali memberi pelayanan pada masyarakat.

“Saya sudah instruksikan harus masuk semua, enggak boleh kosong. Jadi hari ini masuk lagi. Kemarin mereka enggak ada melapor mogok (kerja) itu, saya udah telponin semua, masuk, segera masuk semua,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah Jayusman, Sabtu (4/7/2020).

RRI belum berhasil melakukan konfirmasi ke pemuda maupun aparat desa di Oak, Linge Aceh Tengah untuk memastikan layanan kesehatan.

Camat Linge, Win Akbar mengaku pada pukul 11.00Wib siang masih dalam perjalanan untuk memastikan instruksi Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah dijalankan atau tidak.

“Itu kan masih jauh (Ketapang) dari Isaq, ibukota Kecamatan Linge masih 2 jam lagi perjalanan, ini saya masih di jalan. Nanti saya kabari lagi,” demikian Win Akbar.

Diketahui, layanan kesehatan di Puskesmas Ketapang terganggu. Dari informasi yang dihimpun RRI, buruknya pelayanan masyarakat di bidang kesehatan di daerah yang jauh dari Ibukota Aceh Tengah, Takengon, lantaran ketidakharmonisan antara Kepala dan staf di Puskesmas Ketapang.

Hal itu terungkap, setelah adanya masyarakat yang hendak menggunakan layanan kesehatan tidak di fasilitasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00