Warga Gunakan Lahan Peternakan untuk Berkebun Akan Ditindak

KBRN, Redelong: Kawasan Uber Uber akhir-akhir ini mulai digarap sebagai lahan perkebunan atau pertanian oleh warga setempat yang seyogyanya lahan tersebut khusus dipergunakan untuk kawasan peternakan.

Kabag Tata Pemerintahan Setdakab Bener Meriah Khairmansyah kepada RRI membenarkan hal tersebut setelah pihaknya melakukan tinjauan lapangan ke kawasan yang terletak di Kecamatan Mesidah.

Kabag Tapem sekaligus Plt. Camat Mesidah itu menyebutkan, sejumlah kawasan memang telah dijadikan lahan perkebunan oleh warga sehingga pihaknya harus memastikan lahan itu masuk ke lahan perueren (peternakan) atau tidak.

“Ada beberapa kelompok pertanian yang masuk ke dalam kawasan perueren, tapi sebagian kelompok masih menunggu hasil survei dari Dinas Pertanahan,” jelasnya, Jum’at (3/7/2020).

Ditegaskan, sesuai dengan Qanun No 5 Tahun 2011 masyarakat dapat menggunakan lahan seluas 4.116 Ha tersebut hanya untuk perternakan.

Khairmansyah menambahkan pihaknya harus menertibkan warga yang masih menggunakan lahan tersebut untuk lahan selain peternakan.

“Kita akan tertibkan yang melanggar, artinya kita akan berikan pengertian bahwa lahan tersebut hanya untuk peternakan sesuai Qanun, bukan untuk hal lainnya,” tegasnya.

Untuk itu ringkasnya, pihaknya saat ini melakukan mediasi yang didampingi pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) setempat sebagai penegak Qanun di Kabupaten kopi tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00