Pulang Muktamar Dari Banglades, Dua Warga Kecamatan Kebayakan Jalani Rapid Test

KBRN, Takengon : Dua warga kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah dijadwal akan kembali menjalani Rapid Test ke dua dalam waktu dekat guna mengetahui kondisi terkini.

Dua pria itu sebelumnya diketahui memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri diantaranya Pakistan, Banglades dan India dalam rangka muktamar antar jamaah.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona untuk Aceh Tengah dr. Yunasri mengatakan, dua pria itu sebelumnya juga telah menjalani proses isolasi selama  dua pekan sejak menapaki Jakarta.

Hasil Swab keduanya juga dinyatakan negatif corona. Setibanya di Takengon, Petugas dari gugus bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Aceh Tengah juga kembali melaukan Rapid Test terhadap mereka, hasilya Non-Reaktif.

Rapid Test dianggap penting karena keduanya berasal dari zona merah, Jakarta. Jika Rapid Test ke dua nantinya kembali Non-Reaktif, maka keduanya dinyatakan bebas dari corona dan diperbolehkan keluar dari isolasi mandiri di rumah.

“Hasil swab memang negatif, tapi mereka dari jakarta masuk ke takengon, maka kita rapid lagi," ujarnya.

Hingga Rabu malam, Gugus merilis terdapat 57 Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Aceh Tengah.

Satu ODP menjalani isolasi di BLUD Datu Beru sementara lima lainnya isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sedangkan 51 lainnya diperkenan pulang.

Gusus juga terus memperkuat pengawasan di sejumlah titik masuk kota Takengon, Aceh Tengah dengan memeriksa suhu badan bagi pengguna jalan.

Teks Foto : Petugas dari Dinas KEsehatan Provinsi Aceh mengambil sampel uji swab di Bener Meriah beberapa waktu lalu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00