Pemberlakuan Jam Malam Aceh Dicabut

KBRN, Banda Aceh : Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyatakan mulai malam nanti, Sabtu (4/4/2020) pemberlakuan jam malam di Provinsi Aceh secara resmi dicabut. 

"Pembatasan aktifitas masyarakat pada saat malam hari, atau kita sebut di sini "Jam Malam" malam nanti resmi  dicabut," kata Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Sabtu (4/4/2020). 

Menurutnya, pencabutan pemberlakuan jam malam di Aceh ini karena tidak diikuti dengan program sosial yang memadai. 

"Tapi kemudian pemberlakuan jam malam ini belum diikuti dengan program sosial yang memadai maka mulai hari ini kita cabut pemberlakuan jam malam," ujarnya. 

Seperti diketahui, Pemerintah Aceh bersama unsur Forkopimda Aceh telah menandatangani surat edaran maklumat tentang pemberlakuan jam malam sejak tanggal 29 Maret hingga 29 Mei 2020. Pemberlakuan jam malam ini dimulai pada pukul 20.30 WIB hingga 05.30 WIB. Upaya ini dilakukan pemerintah Aceh untuk mencegah penyebaran virus Corona agar tidak meluas. 

Namun dampak dari pemberlakuan jam malam di Aceh membuat kesulitan bagi masyarakat. Masyarakat dibatasi ruang gerak baik siang maupun malam hari. Meskipun pemerintah Aceh telah menyediakan bantuan Rp 200.000 per kepala keluarga, namun bantuan ini belum merata, masih banyak masyarakat yang tidak dapat bantuan pemerintah. 

Hal inilah yang membuat masyarakat Aceh protes karena mereka tidak bisa mencari nafkah. Warung-warung tutup, toko-toko tutup, banyak usaha kecil dan menengah mati. 

Belum lagi penerapan jam malam yang menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat. Pasalnya jalan-jalan dijaga oleh aparat TNI. Jika warga masih berkeliaran pada saat jam malam, maka disuruh pulang. Kondisi ini mengingatkan kembali masyarakat Aceh pada saat masa konflik. 

Selain itu, gelombang protes dari masyarakat juga disampaikan pasca pemberlakuan jam malam. Karena kebijakan pemerintah Aceh ini akan sia-sia dilakukan apabila hingga sekarang aktivitas penumpang di bandara masih belum di tutup, kemudian jalur darat lintas provinsi dan jalur laut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00