Bos Salah Satu Cafe di Takengon Dihukum Cambuk

KBRN, Takengon: Bos salah satu cafe di Takengon Aceh Tengah dijatuhi hukum cambuk di muka umum yang akan dilakukan eksekusi pada pagi ini di halaman Gedung Olah Seni (Gos) Takengon.

Penjatuhan hukum cambuk terhadap inisial AP, karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan jarimah atau perbuatan khamar atau minuman keras sebagaimana diatur dan diancam uqubat/pidana dalam pasal 16 ayat 1 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.

Kepala Bidang Ketentraman Umum dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP-WH Aceh Tengah Anuar menyampaikan bos salah satu cafe di Takengon itu dijatuhi 30 cambukan dikurangi masa penahanan yang dijalani terdakwa seluruhnya, dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

Adapun barang bukti sebanyak 51 botol minuman keras dengan sejumlah merk disita dan dimusnahkan.

Bos salah satu cafe di Takengon itu sendiri merupakan warga asal desa Sitolu Bahal, Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara dan membuka usaha di Takengon.

Belakang diketahui usaha yang dijalankan adalah menjual minuman keras, yang mana diketahui di Aceh Tengah penjualan miras dilarang, karena menerapkan syariat Islam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00