Pembangunan Parit Isolasi Gajah Terhenti Karena Kehabisan Biaya Operasional

KBRN, Redelong: Pembangunan parit isolasi atau barrier penghalau gajah di Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah sejak dua minggu terhenti.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah Abdul Kadir kepada RRI menyampaikan bahwa terhentinya pengerjaan pembangunan parit isolasi atau barrier penghalau gajah lebih dikarenakan kendala biaya operasinal.

Ungkapnya, pengerjaan sepanjang seribu meter atau 1 Kilometer (km) merupakan anggaran tahun 2019. Sedangkan di tahun 2020, masih menunggu persetujuan Pimpinan Daerah, terkait biaya operasional.

“Memang untuk sementara kita berhenti. Sebenarnya masalah biaya operasional aja. Karena pergantian tahun, jadi kita hentikan sementara. Sebelumnya kita (penggalian) menggunakan dana tak terduga (BPBD) atas persetujuan Bupati,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah Abdul Kadir, Kamis (16/1/2020). Baca Masyarakat Minta Pemerintah Lanjutkan Bangun Parit Isolasi Penghalau Gajah

Sebelumnya warga di Kecamatan Pintu Rime Gayo berharap pengerjaan pembangunan parit isolasi atau barrier penghalau gajah dilanjutkan tahun 2020.

Warga Negeri Antara, Riskanadi mengungkapkan dengan melanjutkan pengerjaan barrier masyarakat merasakan kehadiran pemerintah.

“Ini semua lapor ke saya, saya kan harus tamping sebagai aparatur desa, dan kita berharap dilanjutkan, biar warga enggak tanya-tanya lagi ini dilanjutkan apa enggak,” demikian Riskandai yang juga Kepala Desa Negeri Antara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00