RP Resmi Tersangka Kasus Hamili Anak Tiri

KBRN, Redelong: Setelah mendapat perawatan medis baik di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kecamatan Pintu Rime Gayo dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute, Bener Meriah, akhirnya pelaku persetubuhan terhadap anak tiri di Kabupaten Bener Meriah diizinkan keluar dari RS.

Pelaku selanjutnya dijemput oleh personil Satreskrim Polres Bener Meriah didampingi Reje desa Negeri Antara, Riskanadi untuk diboyong ke Mapolres Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah, melalui Kasat Reskrim Iptu Rifki, SH menyampaikan RP sudah ditetapkan oleh penyidik Polres Bener Meriah menjadi tersangka sehubungan laporan polisi nomor: LP/01/I/RES.7.4/ 2020/SPKT-B, tanggal 7 januari 2020, karena diduga keras telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Jelas Kasat Reskrim, tindakan  tersangka sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2014.

“Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling Lama 15 (lima belas)  tahun,  dan denda paling banyak 5.000.000.000 (lima milyar rupiah),” ujar Kapolres Bener Meriah, melalui Kasat Reskrim Iptu Rifki, SH, di release, Minggu (12/1/2020). Baca Seorang Ayah di Bener Meriah Tega Setubuhi Anak Tiri Hingga Hamil

Polisi juga telah melakukan penahanan terhadap tersangka, sesuai surat perintah penahanan Kapolres Bener Meriah Nomor : SP. Han/01/I/RES.1.24/2020, tanggal 10 Januari 2020.

“Dan RP sudah ditempatkan di rumah tahanan Negara Polres Bener Meriah,” demikian Kasat Reskrim Polres Bener Meriah Iptu Rifki.

Foto: Humas Polres Bener Meriah

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00