Merasa Terjangkit HIV AIDS? Ini Usaha Dilakukan

KBRN, Takengon: Fenomena penyakit yang belum ditemukan obatnya, yaitu HIV AIDS selama ini dinilai tampak seperti gunung es, karena tidak banyak yang timbul dipermukaan, akan tetapi kenyataan banyak ditemukan.

Psikolog Kabupaten Bener Meriah Ismi Niara Bina menilai hal itu karena ada sejumlah factor yang menyebabkan penderita itu tidak mau terbuka.

Meski demikian, ungkap Ismi, ada hal yang perlu dilakukan masyarakat untuk mencegah sejak dini HIV AIDS.

“Takdir mengatakan ada diantara kita yang posifit, cari bantuan pengobatan. Kemudian cari bantuan untuk support secara psikis. Ketika belum siap bicara dengan keluarga. Maka cari psikolog, sharing yang sifatnya objektif. Kami (psikolog) punya kode etik untuk tidak menyampaikan apapun tentang klien kepada siapapun. Jadi lebih cari penguatan. Coba sharing, tukar pikiran, harus bagaimana, harus menghadapi bagaimana, harus cari support system kemudian berobat secara rutin,” ujar Psikolog Kabupaten Bener Meriah Ismi Niara Bina, di release, Selasa (3/12/2019)

Psikolog anak Bener Meriah itu menambahkan, jika suatu rumah tangga yang menjalani hidup normal akan tetapi tetap terjangkit penyakit HIV AIDS, maka yang harus dilakukan keluarga tersebut adalah untuk terus berupaya atau berjuang dalam hidup melawan penyakit itu.

“Bahwa hidup kita itu sedikit mengambil resiko, saran pertama hentikan, sayangi diri dan keluarga. Kedua rutin periksa darah. Tapi yang penting hidup sehat dana man, itulah. Tidak perlu menyalahkan, dari mana datang. Ajak suami istri untuk periksa, sama-sama jalani pengobatan, enggak usah bahas dari mana datang ya, itu enggak akan selesaikan masalah,” demikian Psikolog Kabupaten Bener Meriah Ismi Niara Bina.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00