Sempat Dilarang, Kini AKDP di Aceh Diizinkan Angkut Pemudik

KBRN, Takengon : Pemerintah Aceh akhirnya mengizinkan operasional Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP)masa mudik Idul Fitri 1442 H periode 6 s/d 17 Mei 2021. Izin operasional itu diterbitkan seiring usulan DPD Organda Aceh. Alasannya, karena kebijakan kearifan lokal. Izin operasional itu diterbitkan melalui surat Dinas Perhubungan Aceh tertanggal 7 Mei 2021. Surat izin itu diperoleh rri, Sabtu (8/4) malam dari Ketua DPC Organda Aceh Tengah, Junaidi yang dikirim melalui pesan WhatsApp.

Junaidi mengaku, sudah mensosialisasikan surat izin operasional itu kepada para pihak agar operasional AKDP tidak menjadi kendala.

"Tadi saya juga ke pos pantau di Rakal, mensosialisasikan surat izin itu," katanya.

Kadis Perhubungan Aceh, Junaidi, ST, MT yang dihubungi RRI secara terpisah belum tersambung. 

https://m.rri.co.id/takengon/daerah/1043276/mudik-antar-kabupaten-di-aceh-dilarang-awak-akdp-protes?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Aceh melalui suratnya tertanggal 5 Mei 2021, melarang angkutan AKDP beroperasi mengangkut pemudik. Larangan itu dalam rangka pencegahan penyebaran Covid. Larangan tersebut mulai berlaku dari 6 s/d 17 Mei 2021.

Suratnya diteken langsung Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi, ST, MT. Turut ditembuskan kepada Gubernur Aceh dan para pihak.

Dalam surat itu juga tegas disebutkan akan ada sanksi administratif bagi perusahaan AKDP yang melanggar. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00