Pentingnya Menjaga Alam, HAKA Gelar Sosialisasi

HAKA Aceh

KBRN, Takengon : Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA) bekerja sama dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menggelar sosialisasi Fatwa MUI No. 4 tentang Pelestarian Satwa Langka untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem di Kecamatan Linge, Aceh Tengah.

Dalam acara yang dihadiri oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abu Bakar, Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali, unsur muspika, tokoh adat gayo, tokoh agama dan juga masyarakat setempat, Project Manager HAKA Krisna Akbar berharap acara tersebut dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam dan ekosistem.

 “Tujuan kegiatannya itu sebenarnya memberikan pengetahuan kepada masyarakat terutama yang berada sekitar hutan tentang Pentingnya menjaga keseimbangan alam, yaitu bagaimana kita selaku masyarakat mampu menjaga keseimbangan antara keberadaan hutan dan spesies yang ada di dalamnya sebagai bagian dari satu ekosistem,” paparnya kepada RRI.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga bertujuan untuk menampung masukan masyarakat yang nantinya menjadi bahan masukan untuk MPU Aceh dalam menerbitkan fatwa.

“Kami bersama teman-teman MPU Aceh sebelum mengeluarkan fatwa, perlu menjaring masukan – masukan dari masyarakat di sekitar kawasan hutan,” kata Krisna.

Rencananya kegiatan sosialisasi tersebut, menurut Krisna akan terus di sosialisasikan ke kabupaten lainnya seperti Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tenggara dan Aceh Selatan, setelah sebelumnya telah berhasil diselenggarakan di Kabupaten Aceh Timur.

“Sudah berjalan di 2 Kabupaten, Bulan Ramadhan kemarin, kami sosialisasi di Kabupaten Aceh Timur tepatnya di Kecamatan Ranto Peureulak. Sekarang di Aceh Tengah, mungkin setelah Fatwa MPU nanti selesai, kita akan sosialisasikan ke beberapa daerah lain, yang sudah kita rencanakan Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tenggara dan Aceh Selatan,” terangnya.

Terakhir Krisna meminta kepada seluruh elemen dan tokoh masyarakat untuk sama-sama memberikan peran dalam melakukan pelestarian alam.

“Tujuan akhir kita bagaimana masyarakat bersama tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat lainnya dan untuk saling memberikan peran dalam melakukan pelestarian lingkungan demi menjaga keseimbangan alam, hal ini senada dengan yang disampaikan ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali, keterlibatan 3 elemen ini penting untuk memastikan keseimbangan alam ini benar-benar terjaga,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar