Program JKN-KIS Berdampak pada Penurunan Belanja Pribadi untuk Layanan Kesehatan

KBRN, Blangkejeren: Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani menyampaikan bahwa Program JKN-KIS merupakan bagian dari program pembangunan kesehatan yang perlu didukung karena besarnya manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

"Data secara nasional menunjukkan bahwa JKN berdampak pada penurunan belanja pribadi (out of pocket) masyarakat terhadap layanan kesehatan," ujarnya saat membuka acara pencanangan komitmen layanan tahun 2022 untuk program JKN-KIS di Balai Pendopo Bupati, Rabu (19/01/2022).

Wakil Bupati juga menyebutkan bahwa, jika Out Of Pocket ini tinggi yang pada ujungnya akan mengancam terjadinya bencana finansial di beberapa kelompok masyarakat, dan secara efek domino juga akan berdampak pada angka kemiskinan, daya konsumsi dan pada akhirnya pertumbuhan ekonomi akan semakin rendah.

"Untuk itu program ini harus didukung oleh semua pihak termasuk Pemerintah Daerah dan seluruh perangkat yang ada di dalamnya," katanya.

Wakil Bupati menerangkan, sebagai bagian dari Provinsi Aceh yang telah menganggarkan jaminan kesehatan Aceh bagi seluruh penduduk Aceh patut disyukuri, karena hampir seluruh penduduk Gayo Lues terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir ketika perlu mengakses layanan kesehatan karena telah ada yang menjamin.

"Namun di sisi lain, dengan semakin mudahnya masyarakat mengakses layanan kesehatan karena adanya penjamin tentu akan berdampak pada peningkatan akses kepada layanan kesehatan itu sendiri, sehingga fasilitas kesehatan harus siap dengan kualitas pelayanan sesuai dengan diharapkan dan dambakan oleh masyarakat," ungkapnya.

Dalam upaya peningkatan pelayanan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tapak Tuan, Aswalmi Gusmita menerangkan bahwa, peningkatan pelayanan berbasis elektronik menjadi perhatian utama. Salah satu terobosan BPJS untuk mempermudah masyarakat adalah sistem pengambilan antrean berbasis mobile dan pengadaan konsultasi dokter secara online melalui aplikasi Aplikasi BPJS Mobile.

Aswalmi mengonfirmasi bahwa dengan jumlah mitra yang BPJS kesehatan miliki saat ini, kebutuhan pemeriksaan dan pengobatan anggota BPJS kabupaten Gayo Lues sudah dapat terpenuhi. Namun ia tetap mengharapkan agar para stakeholder kabupaten dan para mitra JKN-KIS dapat terus meningkatkan performanya dalam pelayanan kesehatan masyarakat. 

Sampai saat ini terdaftar sebanyak 23 fasilitas kesehatan yang siap melayani anggota BPJS Kesehatan di kabupaten, dengan rincian, 12 Puskesmas yang tersebar di seluruh kabupaten, 5 klinik pratama, 5 dokter umum dan 1 dokter gigi. (MC Gayo Lues)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar