Menteri Koperasi: Peluang UMKM Naik Kelas Makin Besar

KBRN, Jakarta: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan peluang usaha mikro kecil menengah atau UMKM untuk naik kelas makin besar. Bahkan bisa melakukan Initial Public Offering (IPO).

Alasan Menteri Teten karena sekarang ini pemerintah terus memberikan kemudahan dan dukungan terhadap UMKM. Upaya itu agar UMKM bisa terus tumbuh. 

Dukungan yang telah diberikan seperti kemudahan akses pembiayaan, kemudahan perizinan, hingga akses pasar. Semua itu telah dibuka ruang seluas-luasnya oleh pemerintah.

Menteri Teten pun mengapresiasi PT Sari Kreasi Boga Tbk, UMKM produsen kebab yang berhasil melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Itu menjadi bukti UMKM dapat dikelola dengan baik, supaya kelas dan menjadi unit usaha yang bisa bersaing dengan perusahaan besar lainnya.

Menteri Teten Masduki menjelaskan perusahaan yang memiliki kode saham RAFI itu awalnya adalah UMKM yang terkenal dengan brand Kebab Turki Baba Rafi. Sekarang berhasil membuktikan mampu bersaing menjadi perusahaan.

"Ini adalah kabar gembira selaku pembina, karena bertambah lagi UMKM yang bisa melantai di bursa. Jadi kami mengapresiasi Baba Rafi yang berhasil go public," kata Menteri Teten. 

"Memang UMKM harus punya tata kelola bisnis yang baik, supaya bisa masuk ke dalam proses Initial Public Offering (IPO). Sebab puncak UMKM naik kelas adalah bisa IPO," ia menambahkan. 

Sebelum menjadi perusahaan besar seperti saat ini, PT Sari Kreasi Boga Tbk hanya berjualan dengan gerobak di pinggir jalan. Kalau sekarang bisa besar, semua karena usaha keras dari orang-orang yang menjalankannya.

Menteri Teten juga berharap agar PT Sari Kreasi Boga Tbk nantinya bisa mengembangkan klaster-klaster, baru sehingga makin banyak UMKM yang bisa bermitra. Dengan begitu kesempatan bagi UMKM untuk naik kelas juga semakin lebar. 

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Imam Rachman juga menyambut PT Sari Kreasi Boga Tbk yang telah sukses melakukan IPO. Secara resmi PT Sari Kreasi Boga Tbk menjadi emiten ke-34 yang mencatatkan sahamnya pada tahun ini atau menjadi emiten ke-800 di BEI.

Dijelaskan BEI menargetkan tahun ini ada 55 perusahaan yang dapat melantai di BEI. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang Go Public termasuk UMKM, maka menjadi bukti stabilitas ekonomi Indonesia bisa terjaga dengan baik.*

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar