Harga Cabai Merah di BM Melambung

Ketua APSBM, Sabardi. Foto@IST

KBRN, Takengon : Harga cabai merah di Bener Meriah, Aceh terus meragkak naik jelang Idul Adha. Herga beli ditingkat petani perkilo mencapai Rp90 ribu. Sementara ditingkat pengecer tembus angka di atas Rp100 ribu. Harga ini diperkira terus melejit setelah stok terbatas dari petani.

Ketua Asosiasi Pedagang Sayu Bener Meriah, Sabardi kepada rri, Rabu (6/7) mengaku pengepul saat ini sulit mendapatkan pasokan cabai merah dari petani. Kondisi ini diperparah setelah musim panen tak menentu.

Pasokan cabai merah di Bener Meriah sendiri kata Sabardi, dipasok dari sejumlah kecamatan dalam kabupaten dengan volumen terbatas.

“Barangnya dipasok hampir di semua kecamatan seperti Mesidah, tapi jumlahnya sedikit,” katanya.

Ia mengaku, belakangan pasokan cabai merah dari Medan, Sumateta Utara terhenti setelah kebutuhan di Medan juga tinggi.

Sementara jenis cabai lainnya seperti cabai rawit dan cabai hijau juga mengalami kenaikan mulai dari 5 hingga 10 persen. Kenaikan harga ini katanya, juga dipengaruhi dari suplai cabai dari petani terbatas.

Selain stok cabai merah kata Sabardi, suplai bawang merah dari petani di Bener Meriah juga mengalami kekurangan. Akibatnya, harga jual di tingkat pedagang melambung. Informasi yang diperoleh, harga jual bawang merah saat ini mencapai Rp50 hingga Rp55 ribu perkilo jenis bawang lokal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar