UMKM Aceh Tengah Mampu Bertahan Ditengah Pandemi Covid-19

KBRN,Takengon: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Aceh Tengah tetap dapat tumbuh dan berkembang ditengah pandemi Covid-19 yang melanda sejak Dua tahun terakhir.

Hal itu dikatakan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dalam Program Dialog Beranda Nusantara yang dipandu Presenter, Maulana Isnarto dari Auditorium Yusuf Ronidipuro, RRI Jakarta, Rabu (25/5/2022).

"Dalam menghadapi Covid-19 di tahun 2020 dan 2021, malah bangkit UMKM di sini, mungkin terdengar sedikit aneh, tapi itu kami alami di sini," kata Shabela yang mengikuti dialog dari Gedung Komando Pusat Diskominfo Aceh Tengah.

Disebutkan, daerah berhawa sejuk itu saat ini memiliki sekitar 13.000 UMKM yang bergerak dalam berbagai sektor termasuk pertanian, perkebunan, pariwisata hingga perindustrian.

Kendati masih mampu bertahan jelas Shabela, pihaknya tetap berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat sehingga keberadaan UMKM maupun UKM mampu membantu perekonomian daerah dan bangsa kedepan.

"Kami yakin, kalau UMKM dan UKM bisa diperhatikan pemerintah, maka Indonesia akan menjadi tangguh dan kuat, bahkan bisa menjadi bangsa yang berdikari, seperti halnya Jerman atau Jepang," sebutnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima menyebutkan jika Propinsi Aceh sejak masa lalu mampu manghasilkan berbagai hal yang dapat diterima masyarakat nasional maupun internasional termasuk produk-produknya.

Hanya saja keberadaan UMKM disana mengalami kendala dari sisi permodalan, dimana para pelaku usaha berharap agar keberadaan simpang pinjam syariah termasuk pada lembaga perbankan memiliki keringanan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Karena sampai hari ini, sekitar 360 triliun total dana KUR, belum bisa masuk ke Aceh, karena belum ada formulasi yang dapat dilakukan, ini yang harus disertakan oleh teman-teman di Kemenkop dan UKM," pintanya.

Dalam dialog dengab topik "Usaha Maju, Kita Mendunia" turut dihadirkan sejumlah narasumber lain seperti Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan UKM Center FEB UI Nining Soesilo.

Kemudian Walikota Pontianak Edi Rusdi Komtomo, Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto serta Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.(FJ)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar