Terharu, Ini Pesan Terakhir Kepala Kemenag Bener Meriah Hamdan

KBRN, Redelong: Terharu dan sedih, itulah gambaran suasana saat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah Drs H Hamdan MA menyampaikan  permohonan maaf di Mushalla Al-Ikhlas kantor setempat.

Dalam amanat terakhirnya, Hamdan mengawali dengan menceritakan kisah cinta sejati antara seorang adik dan kakak, dimana intisari dari cerita tersebut bahwa semua butuh pengorbanan.

Hamdan menyampaikan, pindah tugasnya ke IAINTakengon untuk menjadi dosen adalah keinginan dirinya sejak tahun 2014.

“Tidak ada yang kekal, tidak ada yang tidak mampu jika kita bekerja bersama-sama, inilah yang membuat saya percaya diri,” ujar Hamdan.

Hamdan berdoa dan berharap, semoga penggantinya segera hadir untuk menjalankan tugas sebagai Kepala Definitif Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah.

Ia berpesan, kegiatan dan hal positif agar dapat dilanjutkan, kekeluargaan yang sudah dibangun bersama dirinya kurang lebih 2 tahun 8 hari untuk dapat dijaga dan di pupuk bersama.

Hamdan juga berpesan, bantuan untuk tanah wakaf yang satunya-satunya di Aceh untuk dapat diselesaikan.

“Alhamdulillah kita dapat bantuan untuk tanah wakaf Blang Rakal, mohon dituntaskan sesuai dengan proposal yang sudah diterima,” ucapnya.

Hamdan juga berpesan, Bangunan Boarding School MAN 1 yang dalam pelaksanaan, kemudian Mobil Dinas, PLHUT 2023 agar dapat diselesaikan dengan baik.

Hamdan juga meminta kepada Penyelenggara Zakat Wakaf, untuk dapat menyiapkan sertifikat tanah KUA Bukit agar dapat diusulkan bangunan dari dana SBSN.

Kemudian, Hamdan mengajak segenap pegawai di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Bener Meriah untuk melanjutkan S1 bagi yang tamatan SMA sederajat, begitu juga yang sudah S1 untuk dapat melanjutkan ke jenjang S2.

“Saya jadi dosen, dan saya juga akan melanjutkan pendidikan S3,” ungkap Hamdan yang pernah menjabat Kakankemenag Aceh Tengah dan Kabid Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Aceh ini.

Diakhir arahannya, Hamdan berharap tidak mendengar kekisruhan setelah kepergiannya ke tempat tugas yang baru di IAIN Takengon.

“Kita ingin lembaga ini menjadi besar, namun semua kita diberi keterbatasan waktu, hari ini saya diberi kesempatan mengabdi di lembaga lain,” lanjutnya.

“Mari jaga rasa kebersamaan yang telah kita bina bersama, bersama kita bisa, jaga kekompakan, merajut kebersamaan, seperti kita menjalin hubungan keluarga,” pintanya.

Rel/Fz/Kemenag/BM/Sn

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar